Infomalukunews,com. Ambon- Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Ambon menandai sebuah sejarah baru. Untuk pertama kalinya, dua perempuan memimpin organisasi pemuda gereja terbesar di kota ini—Dessy Hallauw sebagai Ketua dan seorang sekretaris perempuan yang baru terpilih. Pelantikan berlangsung dalam suasana syukur dan penuh semangat pembaruan.
Dalam sambutannya, Ketua DPC GAMKI Ambon terpilih, Dessy Hallauw, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kader, panitia, serta tamu undangan yang menghadiri pelantikan tersebut.
“Kami hadir sebagai organisasi yang menghimpun kader-kader gereja untuk menjadi pemuda yang takut akan Tuhan dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Dessy.
Ia menegaskan bahwa GAMKI bukan hanya mitra pemerintah, tetapi juga mitra kritis yang memperjuangkan kepentingan rakyat dengan cara-cara yang beretika.
Dessy menyebut pelantikan ini sebagai babak baru GAMKI Ambon, terutama karena kepemimpinan perempuan dipercaya memegang posisi strategis.
“Kami berjalan bergandengan tangan untuk memimpin GAMKI Ambon tiga tahun ke depan. Kami didukung para pengurus berkapasitas luar biasa, dan terus berdoa agar Tuhan Yesus memberi hikmat dalam setiap langkah pelayanan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya harmoni antara peran konseptor dan eksekutor dalam organisasi. Pengalaman dari periode sebelumnya, katanya, menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki dan memajukan GAMKI di masa mendatang.
Sambutan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Ely Toisutta menegaskan peran strategis GAMKI dalam membangun kota.
“Pelantikan ini bukan seremonial pergantian kepengurusan, tetapi kelanjutan komitmen menghadirkan pemuda yang kritis, peduli, dan siap mengambil bagian dalam pembangunan,” ujar Ely.
Menurutnya, GAMKI punya tanggung jawab moral untuk menjaga nilai keadilan, persatuan, dan kemajuan masyarakat. Pemkot Ambon, katanya, membutuhkan kemitraan strategis dengan organisasi kepemudaan yang memiliki basis intelektual dan spiritual seperti GAMKI.
Ia berharap pengurus baru dapat menjadi agen perubahan dan agen pembangunan, sekaligus menjadi teladan dalam menghidupi nilai Pancasila, kebhinekaan, dan solidaritas antarumat beragama.
Dalam kesempatan yang sama, Ely juga menyampaikan kebanggaannya atas hadirnya kepemimpinan perempuan di GAMKI Ambon.
“Saya bangga sekali hari ini ketua GAMKI perempuan, sekretaris perempuan, dan wakil wali kota juga perempuan. Kita bergerak bersama memperjuangkan hak-hak perempuan dan memajukan kota ini,” tegasnya.
Diwaktu bersamaan, Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus GAMKI Ambon yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pelantikan bukan hanya formalitas, melainkan awal komitmen pelayanan selama tiga tahun ke depan.
“Pemuda harus memberi, bukan meminta. Kita memberi talenta, kompetensi, dan energi untuk gereja, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.
Sahat menilai Ambon memiliki potensi besar sebagai kota pendidikan dan pusat pertumbuhan pemuda kreatif. Ia mengingatkan bahwa sejak masa perjuangan kemerdekaan, pemuda Ambon selalu berada di garis depan perjuangan bangsa.
“Saya yakin generasi muda Ambon hari ini juga punya keberanian, kreativitas, dan inovasi untuk menjadi motor pembangunan kota ini,” tambahnya.
DPP GAMKI juga mendorong pengurus DPC Ambon merumuskan program-program yang mampu membuka ruang kreatif, ruang pelayanan, dan ruang pemberdayaan pemuda di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pelantikan DPC GAMKI Ambon ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh pengurus mampu bekerja dengan strategi yang matang dan program-program yang berdampak bagi masyarakat.
“Mari bangkit bersama, melayani dengan cinta, bersatu untuk kemuliaan Tuhan dan kemajuan Kota Ambon,” demikian pesan yang menggema dalam acara pelantikan tersebut.
Dengan kepemimpinan baru yang penuh energi, GAMKI Ambon diharapkan mampu menjadi kekuatan moral, sosial, dan intelektual bagi gereja, masyarakat, dan pembangunan Kota Ambon.(IM-VLL)






