InfoMalukuNews.com,Dobo,- Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru mulai mematangkan berbagai persiapan.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru, TH Jamco, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan persiapan TKA sudah dimulai sejak Januari 2026.
“Setelah awal semester kami sudah mulai proses TKA, termasuk penerbitan SK Proktor dan berbagai persiapan teknis lainnya,” kata Jamco saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, batas pendaftaran siswa peserta TKA ditutup pada 28 Februari 2026.
Menurut Jamco, total terdapat 148 SD di Kabupaten Kepulauan Aru yang siswanya mengikuti TKA tahun 2026. Namun dari jumlah tersebut, 146 sekolah menjadi lokasi pelaksanaan TKA, sementara dua sekolah belum terdaftar dalam sistem pusat.
Dua sekolah tersebut adalah SD Al Hilal Gomar Sungai dan SD Al Hilal Lola.
Untuk SD Al Hilal Lola, siswa kelas VI tetap dapat mengikuti TKA dengan dititipkan di SD Negeri Kaiwabar.
Sementara itu, siswa kelas VI SD Al Hilal Gomar Sungai hingga kini belum dititipkan di sekolah lain karena keterlambatan proses penarikan data siswa sebelum batas pendaftaran.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPMP dan juga Yayasan Pusat Al Hilal. Saat ini kami masih menunggu langkah konkret dari mereka,” jelas Jamco.
Ia menambahkan bahwa persoalan SD Al Hilal Gomar Sungai cukup kompleks karena berkaitan dengan data yayasan di sistem pusat.
Menurutnya, meskipun sekolah tersebut dikenal sebagai sekolah milik Yayasan Al Hilal, namun dalam data pusat justru tercatat sebagai Yayasan St. Wilibrodus.
Jamco yang baru menjabat satu bulan sebagai Kabid Pembinaan SD mengaku berkomitmen untuk memperbaiki berbagai persoalan administrasi pendidikan, termasuk perbaikan data Dapodik sekolah.
“Sebagai Kabid yang baru dilantik, saya berkomitmen memperbaiki data Dapodik dan berbagai persoalan pembinaan SD secara bertahap,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa sekolah yang belum mengikuti TKA karena statusnya sebagai sekolah baru.
Contohnya SD Negeri 10 Dobo dan SD Negeri 11 Dobo, yang saat ini siswanya masih berada di kelas II dan III, sehingga belum memiliki peserta TKA.
Penambahan Sekolah Mandiri
Jamco juga menjelaskan bahwa pada pelaksanaan ujian berbasis komputer sebelumnya, jumlah sekolah yang mampu melaksanakan ujian secara mandiri masih terbatas.
Pada tahun 2025, sekolah yang menyelenggarakan ujian mandiri berbasis komputer (online) hanya 52 sekolah.
Namun pada tahun 2026 jumlah sekolah mandiri meningkat menjadi 90 sekolah.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui bantuan internet Starlink dan laptop yang disalurkan melalui Kantor Pos kepada sekolah-sekolah.
“Dengan adanya bantuan Starlink dan laptop, sekolah-sekolah yang sebelumnya menumpang kini bisa menyelenggarakan ujian sendiri,” jelasnya.
Selain dukungan fasilitas internet, Jamco juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang telah membantu penyediaan listrik 24 jam di sejumlah wilayah, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
Pihak Dinas Pendidikan juga telah menyurati PLN agar selama pelaksanaan TKA tidak terjadi pemadaman listrik.
“Kami berharap suplai listrik stabil sehingga pelaksanaan TKA berjalan lancar,” katanya.
TKA Tidak Menentukan Kelulusan
Jamco menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik tidak menentukan kelulusan siswa.
“TKA hanya untuk mengukur sejauh mana kompetensi siswa terhadap materi yang telah diajarkan di sekolah,” tegasnya.
Berdasarkan jadwal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pelaksanaan utama TKA SD/MI akan berlangsung pada 20–30 April 2026, dengan jadwal sebagai berikut:
Pendaftaran peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
Simulasi: 2 – 8 Maret 2026
Gladi bersih: 9 – 17 Maret 2026
Pelaksanaan utama: 20 – 30 April 2026
Susulan: 11 – 17 Mei 2026
Pengumuman hasil: 24 Mei 2026
Jamco berharap seluruh pihak, mulai dari masyarakat, orang tua siswa, pemerintah desa, hingga pihak sekolah dapat mendukung kelancaran pelaksanaan TKA 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan aman, lancar, dan sukses,” tutupnya.(IM/DW)






