IM-AMBON;– Tanda-tanda keretakan hubungan antara Pj Walikota dan Sekretaris Kota Ambon merebak di medsos. Padahal sebagai pucuk pimpinan Pemkot keduanya mesti bergandengan tangan. Bukan sebaliknya mempertontonkan hal-hal yang kontra-produktif dengan keinginan publik.
“Intinya Pak Sekkot dan pj pak walikota ambon harus saling bergandengan tangan untuk menata kota Ambon yang lebih baik kedepan,” demikian pesan Dirut media infomalukunews.com Mohammad Makatita kepada media ini, Minggu (28/05/2023).
Menurutnya, demi masyarakat Kota Ambon seharusnya Pj Walikota dan Sekkot berdamai. Selama keduanya masih mempertahankan ego masing – masing, akan sulit menata Kota Ambon kedepan. “Dan hal ini sudah tentu berdampak pada seluruh ASN Pemkot yang jadi bawahannya,” tandas Makatita.
Tidak sampai disitu saja pesan juga datang dari ketua LSM Gerindo Maluku Yusri M Yusuf kepada media infomalukunews.com 28/5/23 mengatakan
Mencermati perkembangan birokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, yakni polemik antara Pj Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan Sekkot Kota Ambon Agus Ririmasse, ternyata hal itu sudah masuk di ranah publik.
Faktanya, perseteruan antara kedua pucuk pimpinan Pemkot tersebut sempat viral di medsos baru-baru ini.
Perseteruan antara Wattimena dan Ririmasse sudah pasti menimbulkan keresahan di ranah publik Kota Ambon akibat ulah kedua tokoh itu.
Terkait perseteruan yang terjadi antara kedua tokoh publik itu, Ketua LSM Gerindo Maluku Yusri M Jusuf menyarankan agar polemik tersebut segera dihentikan. “Kami berpesan kedua tokoh publik rujuk, atau islah. Ini semua demi kemajuan Kota Ambon yang kita cintai ini,” ujar Yusri.
Pasalnya jika kedua tokoh publik tidak rujuk tentu hal itu akan berimbas pada jalannya birokrasi Pemkot sendiri. Yang pastinya akan berdampak pada pelayanan publik di Pemkot sendiri.
Di lain pihak, Yusri menghimbau media cetak, maupun media online supaya memberitakan hal-hal yang menyejukkan soal kedua tokoh tersebut.
Apalagi keduanya punya peranan yang penting senada tanggung jawab yang besar untuk masyarakat Kota Ambon.
“Untuk itu selaku masyarakat kami menyarankan kedua tokoh kita ini kembali bergandengan tangan. Itu semua demi memajukan Kota Ambon. Terutama kesejahteraan warganya,” tandas Yusri M Jusuf. (IM-03 )






