INFOMALUKUNEWS.COM,NAMROLE,-Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel), La Hamidi dan Gerson Eliaser Selsily (LHM-GES) memilih memanfaatkan waktu kampanye untuk menyapa puluhan pedagang di Pasar Rakyat Modern dan Kai Wait Kota Namrole, Kabupaten Bursel.
Pantauan media ini terlihat, calon wakil bupati, Gerson Eliaser Selsily didampingi sejumlah pimpinan partai pengusung dan pendukung, relawan serta simpatisan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut satu ini menyapa puluhan pedagang di Pasar Rakyat Modern dan Kai Wait Namrole.
Calon wakil bupati, Gerson Eliaser Selsily langsung menyapa dan mendengarkan, keluh kesah para pedagang dan pembeli di Pasar Rakyat Modern dan Kai Wait Kota Namrole itu. Disela-sela kunjungan itu pasangan calon bupati dan wakil bupati berakronim, LHM-GES itu juga mengingatkan para pedagang untuk memilih mereka di Pilkada serentak tahun 2024.
Calon bupati Gerson Eliaser Selsily berdialog interaktif dengan sejumlah pedagang di pasar itu, sekaligus mendengarkan keluh kesah dan curhatan para pedagang. Upaya blusukan ke Pasar ini guna memastikan, perekonomian masyarakat di Kabupaten bertajuk, Lolik Lalen Fedak Fena ini jauh lebih baik kedepan.
“Selain melihat langsung kondisi pasar, kehadiran kami juga untuk memastikan kepada para pedagang jika terpilih kami fokuskan untuk membenahi pasar. Sehingga menarik daya beli masyarakat dan meningkatkan pendapatan perkapita para pedagang,” kata Selsily saat berdialog dengan pedagang.
Menurut Selsily, penataan gedung pasar masih perlu diseriusi, sehingga bisa memberikan kenyamanan baik bagi pembeli maupun pedagang. Sehingga perputaran ekonomi semakin meningkat di Kabupaten yang sama-sama kita cintai ini,” terang Selsily.
Apabila terpilih untuk memimpin Kabupaten Bursel lima tahun ke depan pasangan calon bupati dan wakil berjargon “Berhasil” ini bertekad akan melakukan pembenahan penataan ekonomi di pusat perbelanjaan pasar rakyat modern dan Kai Wait Namrole Kabupaten Bursel.
“Kami juga ingin mengatahui apa yang selama ini menjadi kendala pedagang. Tentunya ini akan menjadi bahan bagi kita untuk ditindaklanjuti ke depan, jika kami diberikan kesempatan oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Bursel lima tahun kedepan,” ujar Selsily.
Selsily yang juga Wakil Bupati satu periode yang tengah mengajukan cuti kampanye itu menegaskan, penataan penjual serta ketersediaan sarana, dan prasarana yang memadai menjadi prioritas dalam pembenahan pasar ini kedepan.
“Kalau infrastruktur pasarnya sudah bagus, maka pedagang dan pembelinya pasti merasa nyaman. Sehingga perputaran ekonomi di daerah akan jauh lebih baik, dibandingkan saat ini,” jelasnya. (IM-RAM)





