Bodewin: Seni Budaya Ambon Harus Hidup, Bukan Sekadar Dibanggakan

- Publisher

Tuesday, 5 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com —Ambon,  Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa status Ambon sebagai City of Music dari UNESCO tidak boleh hanya menjadi kebanggaan simbolis, tetapi harus dibarengi dengan upaya nyata melestarikan seni dan budaya bagi generasi mendatang.

Penegasan itu disampaikan saat mengukuhkan pengurus Sanggar Seni Tamariska Kota Ambon di Gedung Katolik Center, Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kamis (19/2/2026).

“Bangga saja tidak cukup. Yang paling penting bagaimana seni budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikut,” tegas Bodewin.

Menurutnya, pengembangan seni budaya menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata Kota Ambon. Pemerintah kota, kata dia, kini mendorong konsep wisata yang dipadukan dengan atraksi budaya khas daerah.

“Kita tidak bisa hanya menjual pantai dan gunung. Nilai tambahnya ada pada atraksi seni budaya yang tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya.

Bodewin menilai keberadaan sanggar seni memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar terlibat dalam kegiatan positif sekaligus menjaga identitas budaya Ambon tetap hidup.

Ia berharap Sanggar Tamariska mampu menjadi ruang pembinaan kreativitas anak muda sekaligus benteng pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

“Sanggar harus mampu merekrut anak-anak muda agar terlibat dalam kegiatan positif sehingga kualitas sumber daya manusia Kota Ambon semakin baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bodewin juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama menjelang Ramadan.

“Tunjukkan bahwa Ambon adalah kota yang toleran, kota yang menghargai perbedaan dan memberi ruang bagi semua masyarakat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

Pengukuhan pengurus Sanggar Tamariska turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Ambon, pimpinan OPD, Dirut Perumda Tirta Yapono, Kapolsek Nusaniwe, Lurah Benteng, serta pembina sanggar Jems Maatita.

Acara ditutup dengan pertunjukan seni budaya dari pengurus Sanggar Tamariska yang baru dikukuhkan.(IM-VLL)

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Berita Terbaru