Cegah Tawuran, Saudah Usulkan Penguatan Nilai Pela Gandong di Sekolah

- Publisher

Tuesday, 5 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon-Maraknya aksi tawuran antar pelajar di Kota Ambon dan sekitarnya mendapat sorotan serius dari Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tuanakotta/Tethool.

Ia menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kekerasan di kalangan remaja yang dinilai bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan indikasi adanya persoalan mendasar dalam pendidikan karakter dan lingkungan sosial.

“Kita sangat prihatin. Anak-anak yang seharusnya fokus menuntut ilmu justru terlibat aksi kekerasan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ini alarm bahaya bagi kita semua,” ujar Saudah, Selasa (05/05/2026).

Menurutnya, penanganan tawuran pelajar tidak bisa hanya mengandalkan tindakan represif dari aparat kepolisian atau sanksi sekolah. Diperlukan pendekatan menyeluruh melalui sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah.

Ia menegaskan peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan membangun komunikasi dengan anak, agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.

“Jangan sampai orang tua baru sadar ketika anak sudah berhadapan dengan hukum atau menjadi korban. Komunikasi di rumah harus dibangun sejak dini,” tegasnya.

Selain itu, Saudah mendorong Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi program pembinaan siswa, termasuk memperkuat nilai kearifan lokal seperti pela gandong yang menanamkan semangat persaudaraan.

Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni, dan aktivitas kreatif sebagai wadah penyaluran energi remaja.

“Sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan mental dan emosional siswa,” tambahnya.

Sebagai Ketua Komisi IV, Saudah berkomitmen mendorong regulasi yang lebih tegas terkait perlindungan anak dan pencegahan kenakalan remaja, termasuk sanksi bagi pihak yang memprovokasi tawuran.

“Mari kita selamatkan generasi masa depan Maluku. Hentikan tawuran dan kembalikan sekolah sebagai tempat belajar yang aman dan nyaman,” pungkasnya.(IM-06)

Berita Terkait

Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Tiga Tokoh Siap Rebut Kursi Ketua Demokrat Maluku, Siapa Pilihan AHY?
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan
Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan
Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan
Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:13 WIT

Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah

Friday, 28 August 2026 - 08:47 WIT

Tiga Tokoh Siap Rebut Kursi Ketua Demokrat Maluku, Siapa Pilihan AHY?

Thursday, 27 August 2026 - 22:42 WIT

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 15:39 WIT

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar

Thursday, 27 August 2026 - 15:35 WIT

Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan

Berita Terbaru