IM- Kairatu, Bentrok antara Dusun Pakarena Desa Kairatu dan Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu, Kec.Kairatu Berakhir Damai.(02/06/2023).
Awal kejadian ini berawal saat beberapa pemuda dari dusun Kelapa Dua yang melewati dusun Pakarena saat hendak bersilahturahmi di Saat hari raya Idul Fitri.
Entah siapa yang memulai duluan akibatnya terjadi adu mulut dan saling maki sehingga berbuntut dengan aksi saling serang dengan menggunakan sajam jenis Parang, tombak bahkan ada yang menggunakan panah dan saling lempar menggunakan Batu.
Akibat dari bentrok antar warga Dusun pakarena dan Dusun Kelapa Dua ini sehingga mengakibatkan korban luka – luka dari kedua belah pihak.
Akibat aksi saling lempar ini Kapolsek Kairatu Barat, Kab.Seram Bagian Barat, IPDA.A KASIM RAHANYAMTEL.S.IP juga turut menjadi korban.
Setelah melalui proses Hukum dan mediasi akhirnya kedua dusun yang bertetangga ini sepakat menempuh jalur damai secara kekeluargaan.
Saat di temui media infomalukunews.com di Polres seram bagian barat, Perwakilan Masyarakat Dusun Kelapa Dua, Hasan Naraubun menyampaikan bahwa proses mediasi sudah selesai, kejadian ini menjadi catatan agar tidak terulang lagi, kita sepakat untuk menjadikan persoalan ini harus di jadikan sebagai pembelajaran yang berharga bagi kedua Dusun agar kedepan kita harus menjaga tali silahturahim adar kedepannya jangan ada lagi kejadian seperti ini lagi.
Acang, (sapaan sehari – hari ini) juga, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.Ik dan Jajarannya yang telah bersikap bijak dalam menangani persoalan Dusun Pakarena dan Dusun Kelapa Dua yang telah melakukan langkah hukum serta memproses masalah kedua dusun ini lewat jalur Damai.
Hal yang sama juga di sampaikan oleh Ketua pemuda Dusun kelapa Dua dan Salah satu Tokoh Muda Dusun Kelapa Dua, Acel Rahayaan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – Besarnya atas kebaikan dan kemurahan hati pak Kapolres yang telah membantu kedua dusun kami sehingga proses perdamaian ini dapat terjadi serta telah membebaskan para pelaku bentrokan kedua Dusun, “ini adalah pelajaran berharga yang dapat kami petik dari kejadian ini”. Ucap Rahayaan berterima Kasih. (IM-KR).







