IM –Ambon, — Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy mengatakan bahwa sampai hari ini suda 725 terpapar covid-19 yang di rawat, kemudian yang di rawat 36 orang dan sisanya isolasi mandiri
Mulai dari hari senin telah di buka karantina terpusat di Asrama Haji Waeheru dengan daya tampung 380 tempat tidur, tetapi hari pertama 135 tempat tidur,
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan Ketika masuk di Asrama Haji itu dengan keriterial yang seleksi oleh puskesmas, Kalau misalnya dengan juknis terkonfirmasi dengan gejala sedang sampai berat itu di rawat di rumah sakit, sedangkan gejala ringan itu cukup isolasi mandiri di rumah, ujar Pelupessy kepada Infomaluku.com, Selasa (8/2).
Tetapi ketika dia tidak bergejala atau bergejala ringan tetapi dengan komorbid kemudian lansia tetap kita harus pantau di isolasi terpusat.
“Kenapa di buat begitu? Supaya terseleksi rumah sakit tidak terpenuh”.
Semua 87 Yang terpapar covid-19 yang terbagi di RSUD, RS Latumeten, RS Leimena, RS Angkatan Laut, RS Bayangkara, yang tidak ada hanya RSKD, kecuali Siloam belum di buka dan bulan maret baru Siloam menerima pasien
covid-19.
“Kita punya 5 buah Rumah Sakit itu 25,29% terisi tempat tidur. Kalau kami membuat seleksi yang mana isolasi mandiri itu kapasitas rumah sakit mencukupi”, Pungkasya Pelupessy.(red)






