IM-Ambon-Mewakili PJ Walikota Asisten III Pak Robby Sapulete hadir sekaligus buka kegiatan Jambore Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Tahun 2023, Bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon Yang bertempat di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (23/11/23).
Turut menghadiri, Ibu Kepala perwakilan BKKBN provinsi Maluku atau yang mewakili para asisten staf ahli pimpinan opd dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua tim penggerak PKK Kota Ambon selaku bunda genre Kota Ambon Ny. Lissa Wattimena , Ketua dharma Wanita persatuan Kota Ambon, Bapak ibu tutor PIK-R, Rohaniawan , Rekan Pers serta hadirin yang berbahagia.
Dalam sambutan Sapulete menyampaikan, usia remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa pada masa ini remaja mengalami beberapa perubahan yang terjadi baik secara fisik psikologi maupun sosial.
Dikatakan, sejalan perkembangannya remaja mulai bereksplorasi dengan diri nilai-nilai entitas peran dan perilakunya agar masa peralihan menjadi dewasa ini lebih mengarah pada kegiatan positif maka seorang remaja harus didukung dengan kreativitas dari remaja itu sendiri melakukan hal-hal yang kreatif bervariasi akan memberikan sesuatu yang baru dan segar membuat hidup menjadi lebih indah karena akan dikelilingi hal-hal yang bervariasi dan tidak monoton ketika para remaja diberi ruang kreativitas.
“Mereka tidak akan sempat memikirkan hal-hal negatif seperti seks bebas, narkoba, mabuk-mabukan, tawuran dan lainnya tidak akan sempat terlintas di pikiran mereka melakukan hal-hal tersebut ketika mereka diberi ruang untuk berkreasi,” ucapnya
Dirinya berharap kegiatan gambar remaja yang digelar pada hari ini tidak hanya sekedar kegiatan seremonial saja tetapi mempunyai nilai penting sebagai suatu tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan remaja yang kreatif inovatif dan berkualitas sehingga jauh dari nilai-nilai negatif.
“Salah satu cara efektif untuk mengantisipasi dan mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi remaja melalui pusat informasi konseling remaja atau kehadiran PIK-R merupakan wadah kegiatan program generasi perencanaan genre yang dikelola dari oleh untuk remaja yang bertujuan memberi informasi konseling dan pelayanan bagi remaja serta kegiatan penunjang lainnya,” ujar Sapulette saat mewakili Pj Walikota Ambon.
Program ini kata dia, sangat penting terkait dengan proses pertumbuhan kesehatan dan proses reproduksi remaja sehingga diharapkan dapat tercipta kondisi sehat secara menyeluruh yang dimiliki oleh remaja mulai fisik mental emosional maupun seksual dengan Peran pusat informasi dan konseling remaja dimaksud sosialisasi program genre atau generasi perencana pada kalangan remaja khususnya di sekolah-sekolah dan juga masyarakat sangat efektif karena komunikasi yang dijalin dilakukan dengan pendekatan dari oleh dan untuk remaja itu sendiri.
“PIK-R menjadi rumah bagi mereka selain mendukung program genre secara khusus speed remaja juga dapat membantu dalam mensosialisasikan program pembangunan keluarga dan keluarga berencana bangga Kencana secara umum selama ini dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kota Ambon telah melakukan program advokasi penyuluhan dan komunikasi informasi serta edukasi tentang penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja serta juga telah memfasilitasi dan pengembangkan fit remaja di sekolah-sekolah dan masyarakat kota Ambon,” tuturnya.
Selain itu dirinya juga minta kepada para peserta jambore remaja dan para pengelola agar lebih kreatif dalam menyikapi program-program dari PIK remaja karena kehadiran dari remaja ini mampu mengembangkan kreativitas keterampilan serta menumbuhkan semangat baru dalam kebersamaan dalam rangka peningkatan komitmen dan partisipasi remaja terhadap penting kalian semua harus tetap bersemangat belajar berkarya dan berprestasi sehingga mampu bersaing untuk meraih sukses jalur segala tindakan atau perilaku yang bisa mengakibatkan rusak mental jauhi narkoba dan tidak anarkis di sekolah maupun dalam masyarakat.
“Harus mampu menyikapi keadaan masa kini apalagi pengaruh teknologi internet dan media elektronika juga bisa menjerumuskan kita peserta perlu saya ingatkan juga kepada para remaja di kota Ambon bahwa di era keterbukaan informasi dan munculnya teknologi media informasi serta digitalisasi ini kalian tidak boleh terpengaruh dan tergiur oleh materi media dan nilai-nilai negatif serta hidup untuk budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai dan kepribadian bangsa penggunaan handphone,” tutur Sapulette
Ditandaskan dalam sambutan Pj Walikota Ambon Sapulette mengatakan bahwa, dewasa ini telah banyak disalahgunakan manfaatkan handphone atau internet untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan yang mencerdaskan serta dapat bermanfaat guna membantu pelajaran di sekolah.
“Saya berharap peserta pusat informasi dan konseling remaja tetap terus membangun komunikasi bunda genre generasi berencana agar bunda tetap melakukan pendampingan dan memberikan edukasi kepada remaja untuk menekan angka stunting di Kota Ambon,” pungkasnya (IM-RJ)







