IM, PIRU-Pekan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IX Tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mata lomba fahmil Qur’an putera, juara pertama direbut kontingen Kecamatan Amalatu dengan perolehan nilai 275, disusul Kecamatan Pulau Manipa, sedang urutan ketiga, Kecamatan Kairatu.
Sementara untuk Puteri, kontingen Kecamatan Kairatu, urutan teratas. Lomba fahmil Quran digelar di Balai Desa Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Rabu ((29/9/2021).
Kontingen Kecamatan Kairatu terdiri dari Sophie Narahaubun sebagai juru bicara dengan dua anggota kontingen Nirma Arianti, dan Aulia Soamole. Ketiganya berhasil mengumpulkan nilai 450, di atas kontingen Amalatu dan Kairatu Barat pada babak final.
Sementara Kontingen Kecamatan Amalatu mengumpulkan nilai 200, Kairatu Barat nilai -25. Lomba Fahmil Qur’an terdiri tiga babak, yakni paket, lontaran dan babak rebutan.
“Kami sangat bersyukur, bisa menang,” kata juru bicara kontingen Kecamatan Kairatu usai lomba.
Narahaubun mengaku tidak menyangka kontingennya masuk babak final dan keluar sebagai pemenang. Padahal sebelumnya tidak diunggulkan saat babak penyisihan.
Kemenangan tersebut, menjadi motivasi untuk terus berprestasi agar mampu menorehkan prestasi di momen MTQ Tingkat Provinsi Maluku XXIX di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).
Ketua hakim juri Ismail Kaliky menjelaskan mata lomba fahmil Qur’an perlu pemahaman kurikulum pendidikan agama dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Umum (SMA).
“Sebenarnya materi-materi yang dilombakan ada dalam kurikulum. Namun tidak saja menghafal tapi lebih mendalaminya,” ujar Kaliky.
Menurut Ketua Panitia Saban Patty dalam laporannya mengatakan MTQ IX Tingkat Kabupaten SBB berlangsung selama 4 hari antara tanggal 26-30 September 2021.
Momen ini diikuti 8 Kontingen dengan 364 peserta, dan official dari setiap kontingen, sedang cabang yang dilombakan meliputi tilawah quran, hifzil quran, fahmil quran, sarhil quran, khotil quran, dan musabaqah.
Sebelumnya Bupati SBB Timotius Akerina dalam pembukaan MTQ) tersebut di Desa Latu Kecamatan Amalatu Minggu (26/9/2021) mengatakan MTQ digelar bertujuan meningkatkan kualitas mutu bacaan, pemahaman, serta pengamalan isi kandungan Alquran di kalangan umat Islam.
Bupati mengharapkan MTQ akan melahirkan para qori dan qoriah terbaik guna memperkuat kontingen daerah itu pada penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi yang akan datang.
Untuk itu Bupati meminta fungsi dan peranan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) lebih ditingkatkan.
Baik pada level kecamatan maupun kabupaten dengan membuat program yang lebih baik.
Bupati didampingi Sekda SBB Mansur Tuharea, Ketua DPRD SBB Abdul Rasid Lisaholit Forkopimda, Ketua LPTQ dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten SBB.
Pembukaan MTQ tingkat kabupaten itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Timotius Akerina disaksikan ribuan pasang mata masyarakat yang hadir.(pom)






