5 Langkah Mudah Budidaya Buah Pala Agar Cepat Berbuah.

- Publisher

Saturday, 10 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, Buah pala merupakan rempah asli Indonesia yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Jika kamu ingin membudidayakannya, pelajari langkah-langkah berikut ini.
Tanaman pala tak hanya bermanfaat sebagai rempah untuk bumbu masak saja, lo.
Namun juga dapat digunakan sebagai bahan minyak astiri yang baik untuk kesehatan.
Oleh sebab itu, nilai ekonomis buah pala semakin naik dari waktu ke waktu.
Nah, apabila kamu tertarik untuk membudidayakannya, ikuti langkah-langkah berikut agar hasil panenya baik!

Syarat Tumbuh Tanaman Pala
Pertama, mari pahami syarat tumbuh tanaman pala terlebih dahulu.
Tanaman ini hanya bisa tumbuh di negara beriklim tropis, seperti Indonesia.
Di mana curah hujan per tahunnya adalah sekitar 2.000-3.000 mm/tahun.
Kemudian, jika ingin tanaman berbuah dengan cepat dan banyak, lahan yang baik untuk digunakan adalah.
Tanah gembur yang mengandung unsur hara, namun paling optimal di tanah vulkanis
Mendapat akses sinar matahari secara langsung minimal 7 jam sehari
Berada di ketinggian 200-700 mdpl
pH tanah berkisar antara 5,5 hingga 7
Memiliki sistem drainase agar air tidak menggenang
Kriteria lahan di ataslah yang menyebabkan buah pala lebih sering ditanam di pegunungan.
Meski begitu, jangan gunakan lahan dengan ketinggian lebih dari 700 mdpl.

Sebab biasanya akan terjadi penurunan produksi buah pada pohon pala.
Cara Budidaya Buah Pala yang Baik

  1. Menyiapkan Lubang Tanam untuk Buah Pala.
    Jika sudah mendapatkan lahan yang tepat, kamu bisa mulai dengan menyiapkan lubang tanam
    Bersihkan lahan yang akan digunakan dari berbagai gulma dan tanaman penggangu lainnya.
    Kemudian buat lubang tanam dengan kriteria:
    Berukuran 50x50x50 cm atau 1x1x1 cm
    Beri jarak sekitar 2 meter per lubang tanam
    Setelah lubang selesai, lakukan pemupukan dasar pada lahan terlebih dahulu untuk menambah unsur hara di tanah.
    Pupuk dasar terbaik adalah campuran antara pupuk kompos dan kandang dengan perbandingan 1:1.
    Masukkan campuran pupuk ini ke dalam lubang tanam yang kamu buat, lalu lakukan langkah berikut.
    Larutkan 2-3 kg gula tebu ke dalam 1 bak air
    Tambahkan sebotol EM4 atau bakteri pengurai ke dalam larutan
    Diamkan campuran tersebut selama 1×24 jam
    Siram larutan ke dalam tiap lubang tanam yang telah terisi pupuk
    Tutup lubang dengan tanah dan tunggu hingga 2 minggu agar pupuk terurai sempurna
    Sembari menunggu pupuk terurai, kamu bisa menyiapkan bibit buah pala dan membuat saluran drainase.
  2. Menyiapkan Bibit Pala untuk Ditanam.
    Budidaya pala akan lebih optimal jika kamu menggunakan bibit generatif biji dari tanaman unggul.
    Hal ini karena biji pala biasanya mewarisi sifat unggul dari tanaman induknya.
    Tak hanya itu, nantinya usia produktif tanaman akan lebih lama dibanding indukannya.
    Jadi, carilah buah pala yang matang sempurna dari pohon yang produktif dan sehat lalu ambil bijinya.
    Cuci dan keringkan biji tersebut di bawah sinar matahari minimal selama 2 jam.
    Keti biji sedang dikeringkan, siapkan polybag sebagai media tanam sementara.
    Ikuti langkah berikut.
    Isi polybag dengan tanah humus yang gembur
    Buat lubang sedalam 5 cm untuk menanam benih buah pala
    Masukkan biji yang sudah selesai dikeringkan ke dalam lubang tanam
    Tunggu hingga biji tumbuh, baru lakukan penyiraman berkala
  3. Pemindahan Tunas Buah Pala ke Lahan
    Jika usia benih sudah mencapai 1 bulan, barulah kamu bisa memindahkannya ke lahan tanam.

Waktu terbaik untuk melakukan ini adalah di sore hari, agar tanaman tidak layu akibat terik matahari.
Berikut langkah-langkah pemindahan tanaman pala.
Gali kembali lubang tanam di lahan utama sesuai dengan ukuran polybag
Masukkan fungisida dan insektisida tabur ke dasar lubang
Siram bibit dalam polybag, kemudian masukkan ke lubang yang tersedia
Lepas plastik polybag yang menjadi wadah tanam awal, pastikan tidak ada plastik yang tersisa
Rataka.info kementrian pertanian.

Berita Terkait

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Berita ini 1,728 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Berita Terbaru