Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit

- Publisher

Sunday, 25 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomaukunews.com,kota Tual – Pesona Kepulauan Kur, benar-benar mendunia. Setelah kapal yacht asal Darwin, Australia, berlabuh dan memuji keramahan warga di Pantai Wisata Namaselap, Desa Sermaf pekan lalu, kini giliran turis asal Jerman yang menjatuhkan jangkar di Finua Hirit, Kecamatan Kur Selatan.

Kehadiran turis mancanegara secara beruntun itu disambut antusias Kepala Dinas Pariwisata Kota Tual, Lajania Madamar, yang juga merupakan putra terbaik Kur. Kepala Media ini pada Minggu 25 Oktober 2026

Lajania secara khusus mengimbau masyarakat, terutama keluarga besar dan warga Finua Hirit, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan para tamu internasional tersebut.

Menurutnya, para turis datang dari jauh hanya untuk satu tujuan: menikmati pasir putih yang mempesona dan snorkeling menyaksikan keindahan terumbu karang serta biota laut Pulau-Pulau Kur yang masih alami.

“Bukti Kur sudah mendunia. Tugas kita sekarang adalah menjaga nama baik itu,” ujar Lajania.

Ia mencontohkan, turis Australia di Namaselap sangat puas karena disambut dengan ramah, sopan, dan santun. Hal yang sama diharapkan dilakukan warga Hirit.

Lajania juga mengingatkan etika utama saat berinteraksi dengan wisatawan kapal layar (yacht).

“Jangan pernah naik ke atas kapal mereka tanpa izin. Jika tidak diizinkan, jangan memaksa. Jika diizinkan, naiklah dengan sopan dan jangan mengambil apapun di atas kapal. Itu kunci mereka merasa aman,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika warga mampu menjaga sikap tersebut, dampaknya akan sangat besar. Para pelaut dunia akan saling berbagi cerita baik tentang Kur melalui komunitas pelaut internasional dan website pariwisata dunia.

Lajania mengungkapkan, bukan hanya hari ini, tetapi setiap tahun berbagai wisatawan mancanegara datang di Pulau Bui Kaimer yang juga memiliki keindahan Pasir Timbul yang sangat fenomenal dan dinikmati para wisatawan.

“Terumbu karang dan biota laut adalah anugerah yang menjadi daya tarik utama kita. Jangan dirusak. Kalau itu rusak, turis tidak akan datang lagi. Mari jaga bersama,” pungkasnya.(IM-RF)

Berita Terkait

Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS
lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos
Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya
Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health
Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 12:39 WIT

Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Sunday, 25 October 2026 - 12:33 WIT

Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit

Saturday, 24 October 2026 - 20:04 WIT

JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS

Saturday, 24 October 2026 - 15:56 WIT

lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos

Friday, 23 October 2026 - 13:54 WIT

Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat

Berita Terbaru