Infomalukunews.com,Namrole — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Buru Selatan bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi saat penting untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus menegaskan arah masa depan daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Momin Tomanussa, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari panjang jalan, jumlah gedung, maupun banyaknya proyek infrastruktur. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu melahirkan manusia yang berkualitas dan menjadi kekuatan utama daerah.
“Ilmu pengetahuan melahirkan kemampuan, tetapi pendidikan yang sejati melahirkan kebijaksanaan. Kebijakan yang berpijak pada ilmu, integritas, dan hati nurani akan lebih mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan,” ujar Momin.
Jangan Hanya Bangun Infrastruktur, SDM Harus Diperkuat
Menurut Momin, pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan fisik. Buru Selatan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap daerah.
Karena itu, HUT ke-18 Buru Selatan harus dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan dan membangun kesadaran bersama bahwa masa depan daerah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah. Ada peran masyarakat, dunia pendidikan, generasi muda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen daerah agar Buru Selatan terus bertumbuh lebih baik,” katanya.
Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan
Momin menyebut pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang paling strategis. Dari ruang-ruang sekolah hari ini akan lahir guru, tenaga kesehatan, birokrat, pengusaha hingga pemimpin Buru Selatan di masa mendatang.
Untuk itu, peningkatan mutu pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pendidikan adalah hak. Kebijaksanaan adalah buah dari pendidikan. Kemajuan adalah hasil dari keduanya,” tegasnya.
Di usia ke-18, Buru Selatan tidak cukup hanya mengejar kemajuan pembangunan fisik. Daerah ini juga dituntut semakin matang dalam berpikir, kuat dalam karakter, dan bijaksana dalam menentukan kebijakan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Pembangunan boleh membangun infrastruktur, tetapi pendidikanlah yang membangun manusia. Dan dari kualitas manusia itulah masa depan Buru Selatan ditentukan. (IM-RB)






