Hujan Tak Hentikan Edukasi Keselamatan, Polda Maluku Kampanyekan Helm SNI dan Larangan Bermain HP Saat Berkendara”

- Publisher

Thursday, 25 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, polda maluku– Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dan menekan angka fatalitas kecelakaan terus dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui pendekatan edukatif dan humanis. Di tengah guyuran hujan yang melanda Kota Ambon, personel Satgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 Polda Maluku tetap turun ke jalan memberikan edukasi keselamatan kepada para pengguna jalan, Rabu (24/6/2026).

Dengan membawa papan informasi berisi pesan keselamatan, personel Satgas Preemtif berdiri di sejumlah titik strategis untuk mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) serta tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara.

Pesan yang disampaikan sederhana namun sarat makna, yakni: “Jauh Dekat Gunakan Helm SNI Agar Terlindung Sampai Tujuan. Ingat! Keluarga Menunggu di Rumah” serta “Stop Menggunakan HP Saat Berkendara.”

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Simpatik Salawaku 2026 yang digelar Polda Maluku dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku melalui Kasatgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan secara konsisten karena keselamatan merupakan kebutuhan bersama yang tidak mengenal waktu maupun kondisi cuaca.

“Walaupun hujan, tugas kami untuk mengingatkan masyarakat tidak boleh berhenti. Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Penggunaan helm SNI serta tidak bermain telepon seluler saat berkendara merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko cedera maupun kecelakaan fatal di jalan raya,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak kecelakaan yang dipicu oleh rendahnya disiplin berlalu lintas, termasuk kebiasaan berkendara tanpa helm dan penggunaan telepon seluler yang mengganggu konsentrasi pengemudi.

Aksi edukasi yang dilakukan personel Satgas Preemtif di tengah hujan mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara terlihat memperlambat kendaraan untuk membaca pesan keselamatan yang dibawa petugas, bahkan tidak sedikit yang memberikan apresiasi atas dedikasi personel yang tetap bertugas di tengah cuaca kurang bersahabat.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan isu nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Polri terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan edukatif guna membangun kesadaran kolektif pengguna jalan.

“Melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026, Polda Maluku berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Penggunaan helm SNI dan tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara merupakan bentuk perlindungan dasar yang sangat penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Rositah.

Ia menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan, bahkan dalam kondisi hujan sekalipun, merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan edukasi keselamatan. Kami ingin mengingatkan bahwa setiap perjalanan harus berakhir dengan selamat, karena ada keluarga yang menunggu di rumah. Pesan inilah yang terus kami gaungkan melalui Operasi Simpatik Salawaku,” tegasnya.

Polda Maluku akan terus menggencarkan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui berbagai pendekatan persuasif dan humanis di sejumlah titik rawan pelanggaran maupun kecelakaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mewujudkan budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah masyarakat.

Semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang diusung pada Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran aktif personel di tengah masyarakat untuk mengedukasi, melindungi, dan menyelamatkan nyawa pengguna jalan.(IM-03)

Berita Terkait

Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon
Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 
Jubir Pemkot: Seluruh Program Pembangunan Melalui Mekanisme Perencanaan, Bukan Nepotisme.
Meriahkan HUT RI Ke-81 Dan HUT Ke-25, DPC Demokrat Kota Tual Gelar Lomba Rakyat
PWM Maluku Gelar ToT Agen dan Verifikator SatuMu, Perkuat Tata Kelola Data Muhammadiyah Berbasis Digital
Di HUT ke-81, Watubun Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Desak Penguatan Kebijakan Daerah Kepulauan
Sahertian: Potensi Negeri Adat Harus Dikembangkan, Jangan Hanya Jadi Simbol Budaya
Latukaisupy: Cinnabar Harus Ditata, Bukan Dibiarkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 18:04 WIT

Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon

Wednesday, 26 August 2026 - 10:30 WIT

Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 

Wednesday, 26 August 2026 - 09:05 WIT

Meriahkan HUT RI Ke-81 Dan HUT Ke-25, DPC Demokrat Kota Tual Gelar Lomba Rakyat

Wednesday, 26 August 2026 - 00:16 WIT

PWM Maluku Gelar ToT Agen dan Verifikator SatuMu, Perkuat Tata Kelola Data Muhammadiyah Berbasis Digital

Wednesday, 26 August 2026 - 00:10 WIT

Di HUT ke-81, Watubun Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Desak Penguatan Kebijakan Daerah Kepulauan

Berita Terbaru