ASN Pemprov Maluku Menjerit: TPP 5 Bulan Belum Dibayar, Pegawai Sebut “Hak Kami Diabaikan”

- Publisher

Friday, 15 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon — Keluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku mulai memuncak. Hingga memasuki bulan Mei 2026, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang menjadi hak ASN dikabarkan belum juga dibayarkan selama lima bulan terakhir, terhitung sejak Januari.

Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya kepada media ini jumat (15/5/2026) mengaku kecewa terhadap kondisi tersebut. Ia menilai, keterlambatan pembayaran TPP membuat banyak pegawai mengalami kesulitan ekonomi di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

“TPP lima bulan belum dibayar. Pegawai merasa sangat kesulitan. Pak Gubernur Hendrik Lewerissa  bayar dolo ASN pung hak-hak. Ini sudah lima bulan, pegawai menderita,” ungkapnya

Menurutnya, TPP bukan sekadar tambahan biasa, melainkan hak pegawai yang sangat membantu kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan anak, hingga cicilan sehari-hari.

Ironisnya, di tengah jargon perubahan yang digaungkan pemerintah daerah, para ASN justru merasa hak-hak mereka terabaikan sejak pergantian kepemimpinan di Maluku.

“Katong dengar soal perubahan, tapi kenyataannya hak ASN malah terlambat terus. Dari Januari sampai Mei belum ada kepastian pembayaran,” tambahnya.

Kondisi ini mulai memicu keresahan di kalangan ASN. Banyak pegawai berharap Pemerintah Provinsi Maluku segera memberikan penjelasan resmi terkait keterlambatan pembayaran TPP serta segera menyelesaikan hak-hak pegawai yang tertunggak.

Para ASN juga meminta Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk lebih serius memperhatikan kesejahteraan pegawai, sebab ASN merupakan ujung tombak pelayanan publik di daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku terkait alasan belum dibayarkannya TPP ASN selama lima bulan terakhir (IM-03)

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Berita Terbaru