Kepala SMAN 14 Ambon Diperiksa Buntut Siswa ‘Siluman’ untuk Genjot BOS 

- Publisher

Sunday, 25 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon, — Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Maluku melakukan pemeriksaan terhadap Kepala SMA Negeri 14 Ambon, Dieke Pariama buntut dugaan data siswa siluman untuk menggenjot BOS alias gemuk.

“Iya benar yang bersangkutan sudah diperiksa di bidang GTK,”ujar Kabid GTK Dinas Pendidikan Maluku, Jefri Berhitu saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1).

Ia bilang Dieke diperiksa terkait data siswa siluman dan transparansi terkait pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di Gedung Dinas Pendidikan Maluku pada Rabu (21/1).

Dieke dicecar belasan pertanyaan mulai dari transparansi BOS, total jumlah siswa, absensi siswa hingga data pokok pendidikan (Dapodik). Misalnya, jumlah siswa total 187 sesuai absensi namun membengkak menjadi 335 siswa di Dapodik tahun ajaran 2024-2025.

Sementara, kata dia terkait pemotongan Program Indonesia Pintar (PIP) dan tunjangan sertifikasi guru yang diduga disunat pihaknya bakal mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan ulang terhadap yang bersangkutan pada Senin (26/1).

“Jadi kemarin fokus kami cuma dua materi, pertama soal data tambahan siswa alias siluman dan transparansi BOS, kalau soal PIP dan sertifikasi guru disunat kami baru dengar, nanti kami konfirmasi lagi kepada yang bersangkutan pada Senin,”ucapnya.

Ia berkata pihaknya akan menjatuhkan sanksi ringan kepada yang bersangkutan jika terbukti bersalah. Namun terkait sanksi sedang hingga berat kewenangannya berada di pemprov Maluku terkait proses pencopotan.

“Jadi ditingkat kita, kita ambil keterangan dulu, kita lihat bukti-buktinya gimana, kalau memang ada pelanggaran itu dan terancam hukuman kita akan melaporkan ke atasan,”imbuh dia.

Sebelumnya, Kepala SMA Negeri 14 Dieke Pariama diduga bersekongkol dengan operator sekolah membuat data siluman siswa. Data itu mereka buat untuk menambah jumlah siswa agar menggenjot BOS alias gemuk

Untuk mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan nilai yang terbilang fantastis. Dieke dan operator memasukan data siluman siswa dari total berjumlah 187 siswa menjadi 335 siswa.

Usai merampungkan seluruh data siluman siswa, data tersebut kemudian dimasukkan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun ajaran 2024-2025.

“Misalnya, tidak ada siswa tapi namanya ada dalam data pokok pendidikan atau Dapodik tahun ajaran 2024-2025. Dimana sesuai absen siswa berjumlah total 187, tapi di Dapodik tercatat melambung total 335 orang,”kata sumber yang enggan namanya dipublikasi.

Ia bilang data siluman siswa bervariatif. Misalnya, jumlah siswa yang hanya berkisar tiga ratus orang lalu diambil dan dimasukan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Tujuannya, kata dia untuk mendapatkan kucuran BOS yang melimpah.

Praktik kotor tersebut yang dilakukan di lembaga pendidikan tersebut demi meraup cuan yang diklaim untuk memperkaya diri.

“Jadi dihitung saja kalau jumlah siswa dari 187 jadi 335 orang, berapa uang yang didapat,”ucapnya.

Ia menambahkan guru dan pegawai di lembaga pendidikan SMA Negeri 14 di Kawasan Passo geram dan meminta praktik haram tersebut segera diusut tuntas sehingga tidak merusak citra pendidikan di Maluku.

Kepala SMA Negeri 14 Ambon, Dieke Pariama yang dikonfirmasi terkait pemeriksaan oleh Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Maluku terkait pembuatan data siluman siswa untuk mendatangkan BOS yang terbilang besar belum hingga pemotongan dana PIP dan tunjangan sertifikasi guru yang diduga disunat belum merespons (IM-03)

Berita Terkait

Dari Makassar ke Ambon, Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian Resmi Ditahan di Rutan Polda Maluku
RUPS Bank Maluku Malut Reposisi Pengurus, Ichwan Diusulkan Jadi Komisaris Utama Independen
Samloy: Semua Pihak Kawal Program MBG di Kepulauan Aru Agar Tetap berjalan Dengan Baik.
Polda Maluku Bongkar Dugaan Mafia BBM, Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Rumah Tunggu Kelahiran di Kepulauan Aru Jadi Strategi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Dana Rp 1,7 Miliar Cair Bangunan Tak Ada, APH Didesak Periksa Kepsek Dan Konsultan SMK Azzahra Mastur.
Hambra Samal Bantu Pembangunan Masjid Al Istiqomah Luhutuban, Persiapan Pengecoran Lantai
Pangdam XV/Pattimura Pimpin Pergantian Pejabat Kodam, Tekankan Semangat dan Tanggung Jawab
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 11:16 WIT

Dari Makassar ke Ambon, Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian Resmi Ditahan di Rutan Polda Maluku

Tuesday, 25 August 2026 - 09:54 WIT

RUPS Bank Maluku Malut Reposisi Pengurus, Ichwan Diusulkan Jadi Komisaris Utama Independen

Monday, 24 August 2026 - 10:48 WIT

Polda Maluku Bongkar Dugaan Mafia BBM, Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Monday, 24 August 2026 - 09:48 WIT

Rumah Tunggu Kelahiran di Kepulauan Aru Jadi Strategi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Monday, 24 August 2026 - 06:26 WIT

Dana Rp 1,7 Miliar Cair Bangunan Tak Ada, APH Didesak Periksa Kepsek Dan Konsultan SMK Azzahra Mastur.

Berita Terbaru