Fungsionaris KNPI Maluku Kecam Aparat: Intelijen dan Kepolisian Dinilai Lalai Tangani Konflik Tauran Pelajar.

- Publisher

Wednesday, 20 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon,–Fungsionaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Christian Tetelepta, mengecam keras aparat kepolisian dan intelijen yang dinilai lalai dalam mengantisipasi konflik tawuran pelajar hingga berujung pada pembakaran rumah warga Desa Hunuth, Kota Ambon, oleh sekelompok warga Desa Hitu, Kabupaten Maluku Tengah pada selasa (19/08/2025) kemarin.

Dalam pernyataannya, ia menilai aparat bergerak lamban dan terkesan membiarkan aksi anarkis berlangsung, padahal masyarakat Desa Hunuth sama sekali tidak terlibat di dalam kasus penikaman yang diduga melibatkan pelajar asal Desa Hitu.

“Tugas Polri apa saja, sampai tidak mampu menghalangi massa yang datang membakar rumah-rumah warga Desa Hunuth? Ini menunjukkan kinerja yang sangat buruk,” cetus Christian Tetelepta, pada media ini, Rabu (20/05/2025).

DPD KNPI Maluku itu meminta aparat intelijen Polri dan TNI segera menangkap para pelaku pembakaran serta mengusut provokator yang menggerakkan massa.

Menurutnya, Penindakan tegas disebut sebagai langkah penting agar konflik serupa tidak terulang dan masyarakat kembali merasa aman.

“Tidak boleh ada satu pun pelaku yang lolos. Persoalan sekecil apa pun harus diselesaikan lewat hukum, bukan dengan main hakim sendiri,” lanjutnya.

Lebih jauh, Christian Tetelepta menegaskan sikap resmi DPD KNPI Provinsi Maluku dalam dua poin penting:

1. DPD KNPI Maluku meminta ketegasan dari aparat penegak hukum segera menangkap provokator penyerangan dan para pelaku pembakaran di Desa Hunuth, Durian Patah.

2. DPD KNPI Maluku memberikan ‘Rapor Merah’ bagi aparat yang dinilai lamban menangani konflik. Rekaman video amatir yang beredar bahkan memperlihatkan seakan-akan aparat membiarkan pembakaran berlangsung.

“Aparat segera mengembalikan rasa aman, menindak tegas seluruh pelaku, dan memperkuat langkah pencegahan agar konflik antarwarga tidak lagi terjadi di Maluku,” pungkasnya. (IM-06)

Berita Terkait

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat
Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 20:48 WIT

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab

Wednesday, 2 September 2026 - 14:25 WIT

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan

Wednesday, 2 September 2026 - 13:31 WIT

Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah

Wednesday, 2 September 2026 - 10:24 WIT

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Berita Terbaru