Infomalukunews.com,piru,- Gerakan SBB Bersih : Anak Daerah Akan Bangkit Melawan Praktek KKN
Kepala Unit Layanan Pengadaan Seram Bagian Barat kembali berulah lagi ibarat Malaikat Pencabut Nyawa, Gelar yang diberikan oleh Moses Rutumalessy pada Pemberitaan di Media Online kepada Plt Kepala ULP La Bastian.
Kegaduhan pada tubuh birokrasi di Unit Layanan Pengadaan yang dilakukan oleh kepala ULP La Bastian dengan memberhentikan 2 anggota Kelompok Kerja (Pokja) akibat arahan untuk memenangkan tender bagi anak bupati SBB Asri Arman tidak digubris olek ke 2 anggota Pokja yaitu sdr OS dan PN.
Sejumlah proyek pemerintah Kabupaten SBB, yang secara prosedur harus dilakukan tender melalui proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten SBB, diduga sudah disiasati secara diam-diam oleh Bupati dan Plt Kepala ULP Kabupaten SBB La Bastian. Tujuannya adalah setiap proyek yang dilelang harus dimenangkan oleh perusahaan tertentu, sehinggs setiap anak buah yang bekerja menyiapkan setiap administrasi pelelangan wajib hukumnya mengikuti arahan Plt Kepala ULP, dan ini diduga ada kerja sama antara Bupati dan Plt Kepala ULP SBB La Bastian.
Salah seorang ASN yang namanya tidak mau di publikasikan menuturkan, beberapa waktu lalu Plt Kepala ULP SBB La Bastian, secara diam-diam menggantika dua orang pokja yang bekerja untuk menyiapkan administrasi terkait proses lelang pihak perusahaan. Dua orang pokja ini diberhentikan karena tidak mengikuti arahan Kepala ULP yaitu PN dan OS padahal keduanya itu bekerja sudah sesuai prosedur yang berlaku.
“Plt Kepala ULP SBB La Bastian gantikan dua orang Pokja karena tidak ikuti arahannya terkait dengan tender proyek yang sudah diatur sendiri dari awal, untuk memenangkan bendera perusahaan tertentu. La Bastian ini, dia gunakan jabatan sebagai alat kekuasaan untuk mengatur semua kehendak yang dia mau. Dan karena kedua anak buahnya itu tidak ikuti arahan dia sebagai atasan, sehingga mereka berdua digantikan dari pokja,” ujar sumber itu
Hal ini membuat Ketua Gerakan SBB Bersih Jacobis Heatubun, alias Bobby angkat bicara dan kecam tindakan penyelewengan kekuasaan yang dilakukan Plt Kepala ULP La Bastian atas tindakan pemberhentian yang dilakukan terhadap 2 anggota POKJA PN dan OS tersebut, padahal mereka sudah bekerja sesuai dengan prosedur dan tidak mau di tekan oleh siapapun untuk melanggar prosedur tender yang akan berakibat pada kerugian negara dan terlibat dalam proses Hukum nanti.
Menurut Ketua SBB Bersih Jacobis Heatubun bahwa tindakan Pamer kekuasaan yang ditunjukan ke publik oleh Plt Kepala ULP La Bastian ini sudah sangat keterlaluan (brutal) jangan karena kepentingan anak Bupat SBB yang ingin menguasai semua proyek di SBB dan mengatur Birokrasi SBB sesuka hati lalu dengan seenaknya Plt Kepala ULP La Bastian melakukan pemberhentian ke 2 pokja tersebut, saya ingatkan Plt Kepala ULP jangan membuat marah masyarakat dan anak daerah karena pemberhentian ini merupakan bentuk pelecehan kepada anak daerah, kecam Bobby.
Lanjut Bobby, Bupati SBB harus bertanggung jawab terhadap persoalan ini, jangan Bupati diam saja atau memang Bupati juga terlibat untuk memerintahkan Plt Kepala ULP La Bastian untuk memberhentikan ke 2 anggota pokja tersebut atas keinginan anaknya dan Plt Kepala ULP La Bastian ?, apabila itu benar Bupati juga terlibat dalam persoalan ini maka dengan demikian rakyat akan bangkit melawan Bupati SBB dan kroni-kroninya yang ingin Kabupaten ini agar tidak berkembang dan maju, kesal Bobby.
Bupati diminta segera mencopot La Bastian dari Kepala ULP kalau tidak membuat marah anak-anak daerah karena Bupati lebih memilih memuluskan isme kesukuan untuk menguasai proyek-proyek dan mengatur Birokrasi sesuka hati dan menempatkan orang-orang satu sukunya pada jabatan-jabatan dalam.birokrasi. kata Bobby.
Untuk itu Bupati SBB harus sadar bahwa sudah sangat beruntung jadi Bupati di daerah orang lain, itu berarti Bupati SBB harus mampu bekerja untuk memajukan Kabupaten Seram Bagian Barat bukan kepada keluarga, kroni-kroni arau kelompok-kelompok yang satu suku dengan Bupati, itu berarti dapat membuat kesenjangan di seram bagian barat, imbau Bobby.
Sekali lagi saya ingatkan Bupati SBB bahwa apabila tidak segera mencopot La Bastian dari Plt Kepala ULP, maka dapat dipastikan anak daerah akan bersatu untuk melakukan Demonstrasi besar- besaran di Kantor Bupati dan menuntut Bupati untuk segera mencopot Plt Kepala ULP dari Jabatannya dan mendesak Kejaksaan serta Kepolisian untuk segera memeriksa Bupati SBB, Anak Bupati Ikhsan Sambo dan Plt Kepala ULP La Bastian terkait Praktek KKN. Tutup Bobby.(reed)






