Infomalukunews.com, Ambon,– Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyerahkan insentif kepada para penjaga rumah ibadah dari berbagai agama di Kota Ambon, seperti marbot , tuagama , kostor , penjaga pura dan wihara. Kegiatan berlangsung di Maluku City Mall (MCM),Kamis (3/7/), Hadir pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kota Ambon, Pimpinan Bank Maluku, dan ratusan tokoh agama.
Wattimena menyebut, pemberian insentif ini merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Ambon, tepatnya pada poin ke-15 yang berkaitan dengan penguatan lembaga keagamaan dan forum kerukunan umat beragama (FKUB).
“Ini bukan sekadar janji kampanye, tapi bagian dari komitmen kami untuk memberi penghargaan kepada mereka yang setiap hari menjaga rumah ibadah dan memastikan tempat ibadah tetap layak dan bersih,” ujar Bodewin dalam sambutannya.
Para penjaga rumah ibadah bisa diberikan langsung insentif setiap orang sebanyak Rp 150 ribu maupun penyerahan buku tabungan di Bank Maluku.
Ia mengatakan, meski pekerjaan para penjaga rumah ibadah sering dianggap sepele dan rendah, namun peran mereka sangat besar dalam mendukung kehidupan beragama yang damai dan tertib.
“Banyak orang mungkin tidak mau jadi tuagama, marbot, atau kostor. Tapi bagi kami, ini pekerjaan mulia. Mereka menyiapkan tempat ibadah sebelum umat datang, menjaga kebersihan, mengingatkan waktu ibadah, dan setia dalam pelayanan,” lanjutnya.
Penyaluran insentif dilakukan melalui rekening bank untuk menghindari pungli dan mendukung literasi keuangan masyarakat. “Kami ingin semuanya transparan. Ini bagian dari edukasi inklusi keuangan juga,” tambahnya.
Bodewin berharap, insentif ini dapat menjadi penyemangat bagi para penjaga rumah ibadah agar terus melayani umat dengan hati, serta menjaga kerukunan dan ketertiban di Kota Ambon.
Bodewin juga menyinggung kondisi cuaca ekstrim yang menyebabkan bencana longsor di beberapa wilayah Ambon, termasuk Galala dan Hative Kecil. Ia menyampaikan duka atas korban dan menegaskan masyarakat Kota Ambon pentingnya menjaga lingkungan.(IM-VLL)







