Aksi Demo Oleh Sejumlah OKP Didepan Markas Besar Polda Maluku, Minta 3 Oknum Anggota Polisi KPYS Diproses Hukum

- Publisher

Monday, 23 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM; AMBON,– Aksi Demo Didepan Markas Besar Polda Maluku Oleh sejumlah Okp diantaranya Pemda Ansor,Banser dan Cipsyung plus terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh 3 oknum Polisi KPYS Ambon terhadap Korban (RTS) harus diproses hukum.

Aksi Demo berlangsung pada pukul 10.00 WIT pagi tadi sampai pada pukul 14.00 WIT siang. Masa aksi meminta kepada Kapolda Maluku Usut 3 oknum Polisi KPYS tersebut.

Setelah pukul 14.00 WIT, masa aksi kembali menuju kantor DPRD Provinsi Maluku untuk menyampaikan tuntutan mereka sekaligus menyerahkan surat tuntutan kepada pihak DPRD Maluku. Senin, 23/12/24

Masa aksi melakukan demonstrasi pagi tadi dan telah di kawal langsung oleh Kapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease dan juga di kawal ketat oleh Aparat Kepolisian Polda Maluku.

Driyano Andri Ibrahim S.H., S.I.K Kapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease mengatakan bahwa kasus ini tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kasus ini tidak ada yang di tutup-tutupi. Kasus ini kita tetap buka secara transparansi, terbuka sesuai dengan perkembangan zaman ini. Kita akan proses kasus ini secara adil-adilnya.

“Penanganan kasus ini secara transparan dan terbuka. Silahkan masyarakat mengawal proses ini hingga selesai,” Terang Kapolres Ambon.

Kapolres berharap dengan adanya kejadian ini. Para anggota lainnya diingatkan untuk harus berhati-hati dalam melakukan tugas di lapangan.

“Sebenarnya kasus ini tidak boleh terjadi tetapi karena sudah terjadi maka pihak Kepolisian tetap memproses anggota yang melanggar kode etik dan ketentuan hukum yang berlaku,” Kata Kapolresta Ambon.

Kapolsek dan Wakapolsek akan di panggil guna di evaluasi.

Dari insiden tersebut Wakapolsek KPYS Ambon telah ditarik ke Polrestata Ambon dan dicopot dari jabatannya sebagai Wakapolsek KPYS Ambon dan di pindahkan ke Paminal Polresta Ambon.

“Untuk diketahui, Ipda Aditiya Rahmanda Wakapolsek KPYS Ambon sudah dicopot dari jabatannya.” Ujar Kapolres Ambon, usai mengawal unjuk rasa di kantor Polda Maluku.

Harapan Kapolresta Ambon, dari peristiwa ini menjadikan pembelajaran untuk para anggota lainnya. Menurut Kapolresta bahwa institusi Kepolisian ini adalah institusi yang sangat mulia. Institusi Polri inilah adalah institusinya masyarakat.

Institusi Polri yang sesuai motto Kepolisian adalah menjadi pelindung dan pengayom untuk masyarakat. (IM-GB)

Berita Terkait

HUT Ke-451, Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Polda Maluku Perkuat Benteng Ideologi Personel Hadapi Ancaman Radikalisme dan Intoleransi
Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu
Lima Nelayan Maluku Tenggara Dievakuasi Setelah Longboat Mati Mesin
Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan
Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo
Doa Bersama untuk Ambon, Pemkot Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-451
Bupati Bursel: Kades Harus Teladani Semangat Swadaya Roswel Nurlatu
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 18:42 WIT

HUT Ke-451, Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

Monday, 7 September 2026 - 18:40 WIT

Polda Maluku Perkuat Benteng Ideologi Personel Hadapi Ancaman Radikalisme dan Intoleransi

Monday, 7 September 2026 - 11:34 WIT

Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu

Monday, 7 September 2026 - 07:49 WIT

Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan

Monday, 7 September 2026 - 07:33 WIT

Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo

Berita Terbaru

Promosi

Gubernur Maluku Ucapkan Selamat HUT Ke-451 Kota Ambon

Monday, 7 Sep 2026 - 18:44 WIT