INFOMALUKUNEWS.COM,– DOBO,– Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel dan Mohamad Djumpa (02), yang dikenal dengan akronim “Tim Aru Maju” melanjutkan agenda kampanye di Perek Pantai, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru. Selasa, (01/10/2024)
Kampanye yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 18.00 WIT tersebut disambut antusias oleh warga setempat dengan jumlah massa pendukung yang diperkirakan mencapai 200 orang.
Ketua Demokrat Josias Ubro yang juga DPRD terpilih diberikan kesempatan pertama untuk memberikan materi kampanye.
Ubro mengatakan, menjadi bupati dan wakil bupati bukan saja butuh orang yang baik. Tetapi yang paling penting bupati itu harus visioner, berani, tegas, inovasi, dan punya link di pusat. Ungkap Ubro
“Calon Bupati Timotius Kaidel sangat layak di pilih oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru. Karena memiliki tipekal Pemimpin yang selain baik, juga Visioner, berani, tegas, inovasi, dan punya Link di pusat sehingga dapat membawa APBN di Aru” Ajak Pria asal Kei itu.
Selanjutnya Sito Selfanay anggota DPRD terpilih 2 Periode yang juga Putra Asli Aru (asal desa Koijabi),
Dalam orasi kampanyenya menekankan pada UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dan Komoditas Lokal yang akan di kembangkan oleh Timotius Kaidel dalam Visi dan Misinya.
“Karena beliau paham betul bahwa di Aru ini banyak sekali kelompok-kelompok usaha kecil dan usaha menengah dan kemudian komoditas-komoditas lokal dari seluruh 117 yang mesti menjadi perhatian serius oleh pemerintah”
Sementara itu DPRD Terpilih dapil Aru Selatan Steven Irmuply, mengajak seluruh masyarakat Aru untuk memilih Timotius Kaidel karena beliau adalah Anak Aru yang tinggal dan menetap di Aru, punya Rumah di Aru, dan sudah membangun Aru.
“Selanjutnya Irmuply mengingatkan masyarakat untuk pilih pemimpin yang bukan saja punya Hati, tetapi juga punya otak untuk berfikir serta bertindak dalam membangun Aru,”
Ketua PKS yang juga DRPD terpilih dari dapil PP Aru Ahmad Kabir Prakon mengajak seluruh masyarakat Aru pada 27 November mendatang memilih Timotius Kaidel dan Mohamad Djumpa yang sudah terbukti kemampuan mereka baik itu sebagai pengusaha maupun Birokrat.
Pria Asal Flores ini juga mengklarifikasi berita hoax oleh salah satu media yang berafiliasi dengan politik yang menyebutkan dirinya melakukan intimidasi kepada para Orang Tua Santri untuk memilih Paslon Urut 2. Menurutnya berita itu sama sekali tidak benar, hoax dan menyesatkan. Karena dalam isi beritanya menuduh orang yang sama sekali tidak benar.
“Saya mau klarifikasi sebuah berita hoax kalau saya mengintimidasi Orang Tua santri untuk memilih paslon urut 02, menurutnya, berita itu adalah bohong atau hoax dan menyesatkan. Dan saya sudah melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian dan biarkan bapa-bapa Polisi yang menasihati dia” kata Prakon.
Sementara itu, jurkam lainnya yang memberikan materi Kampanye adalah anggota DPRD terpilih dari Aru Tengah Laganti Hutanjalay, Usman Labow anggota DPRD terpilih asal dapil PP Aru, Reno Djabumir DPRD terpilih asal Dapil Aru Tengah dan politisi senior Malewa Pattikaloba.
Sementara itu, calon wakil bupati Mohamad Djumpa meminta kepada Bawaslu dan KPUD Aru untuk bekerja dengan jujur dan Takut Tuhan.
“Untuk Bapa/Ibu Bawaslu dan KPUD untuk bekerja dengan profesional dan jujur maka kami akan menghargai kalian” tegas mantan Sekda ini.
Sementara itu, Timotius Kaidel Bupati Kepulauan Aru dalam orasinya mengatakan, dirinya dan Mohamad Djumpa akan menata kembali pembangunan dengan master plan yang baik dan benar.
Selanjutnya memaksimal kinerja untuk kesejahteraan masyarakat Aru, contohnya seperti masyarakat pesisir atau Nelayan yang dipersulit oleh oknum atau Calo untuk mendapatkan BBM.
“Kaidel komitmen untuk mempermudah pengurusan BBM, selain itu, membangun infrastruktur Perikanan yaitu mebangun pelabuhan perikanan Eksport /Inport, Kesejahteraan Petani, Para penyuluh, Pembangunan Jalan, jembatan, Transportasi laut, dan juga akan kembalikan ribuan kapal yang sudah keluar dari Aru,” ujarnya.
Infrastruktur sangat penting karena merupakan jenis fasilitas yang diperlukan oleh masyarakat umum guna mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya.
“Pembangunan fasilitas di Kabupaten Aru baik fisik atau pun non fisik adalah untuk memenuhi keperluan dasar masyarakat dalam lingkup ekonomi dan sosial”. Tegasnya.
Kaidel berkomitmen jika terpilih akan terus menggenjot pembangun di Kepulauan Aru yakni akan terus membangun jalan raya, serta perbaikan sarana-prasarana pelabuhan, fasilitasi air bersih yang baik.
Kaidel juga mengatakan, ada program Pemerintah Pusat mengenai 1 juta rumah yang saat ini kurang dijemput baik oleh Pemerintah Daerah, padahal perumahan tersebut diperuntukkan untuk PNS berpenghasilan rendah, Nelayan, masyarakat miskin.
“Jika Terpilih menjadi bupati program perumahan untuk PNS berpenghasilan rendah dan juga nelayan akan kami lakukan, karena itu adalah program Pemerintah Pusat secara Nasional 1 juta unit rumah, sehingga kami akan memperjuangkan itu” tegas Kaidel.
Selain itu, infrastruktur juga bisa merujuk pada hal-hal yang teknis seperti mendukung kegiatan ekonomi dengan cara menyediakan roda transportasi yang baik, distribusi barang dan juga jasa, serta penataan tol laut sehingga tidak dimonopoli oleh satu dua oknum pengusaha. (TIM)





