INFOMALUKUNEWS.COM,– AMBON,–Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Kota Ambon menggelar acara “Baku Dapa Anak dan Remaja” dengan tema “Anak GPM Bertumbuh dan Berbuah bagi Gereja dan Bangsa,” .
Kegiatan yang berlangsung di Wisma Gonzalo Veloso itu akan dilaksanakan selama dua hari, hingga 16 September 2024. Sabtu 15/09/24.
Selama dua hari, para peserta akan mengikuti berbagai sesi pembinaan, bimbingan, dan aktivitas kreatif yang dipandu oleh para pengasuh dan pemimpin gereja.
Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella membuka acara ini secara resmi dan dihadiri oleh Pj. Walikota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Ambon Christian Tukloy. S.Pi. Sebanyak 230 anak-anak dan remaja dari 19 jemaat GPM di Klasis Kota Ambon turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Christian Tukloy dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak dan remaja GPM merupakan aset berharga bagi gereja dan masyarakat, pentingnya perhatian penuh terhadap pembinaan anak-anak dan remaja, terutama dalam menyongsong tahun emas Indonesia 2045.
“Pembinaan anak dan remaja gereja adalah upaya konkret untuk membentuk generasi yang kuat, baik secara psikologis maupun praktis. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, pengawasan dan pembinaan dari keluarga, masyarakat, sekolah, dan gereja sangat diperlukan agar anak dan remaja tidak terjebak dalam dampak negatif teknologi, seperti ketergantungan pada media sosial dan paparan konten negatif,” ujar
Christian Tukloy.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, berkomitmen untuk mendukung pembinaan anak-anak dan remaja. Salah satu fokus pembangunan kota Ambon tahun 2023-2026 adalah mewujudkan Ambon sebagai Kota Layak Anak, dengan memberikan prioritas pada pemenuhan kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial anak.
“Melalui pembentukan forum anak di tingkat kecamatan dan kota, anak-anak dilibatkan dalam berbagai aktivitas, termasuk Musrenbang di tingkat kecamatan dan kota,” ujarnya
Sementara itu, Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran gereja dalam membina generasi muda.
“Anak-anak ini adalah investasi terbesar bagi masa depan gereja. Mereka adalah permata berharga, buah dari upaya yang telah ditanamkan oleh para pengasuh dan pembina di jemaat. Gereja bertanggung jawab untuk mengajarkan mereka nilai-nilai Kristus agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berbuah bagi gereja dan bangsa.”
Dikatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun solidaritas, inklusivitas, dan kreativitas di kalangan anak-anak dan remaja GPM.Diharapkan, kegiatan ini akan mampu meningkatkan kualitas anak-anak dan remaja GPM serta mengarahkan mereka ke aktivitas positif, menjauhkan dari hal-hal negatif seperti tawuran dan narkoba. (IM-VLL)






