27 Pejuang Pendidikan Daerah 3T Kep. Aru Ikut PGK

- Publisher

Saturday, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0

INFOMALUKUNEWS.COM,– AMBON,– Sebanyak 27 pejuang pendidikan yang merupakan guru Madrasah dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) mengikuti pelatihan guru dan kepala Madrasah (Kamad) angkatan 10 tahun 2024

Pelatihan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal pendidikan Islam kementerian agama RI. Melalui Direktorat Jenderal pendidikan guru dan tenaga kependidikan Madrasah.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 9 hingga 13 September 2024, di The Natsepa hotel, Malteng, Maluku, Ambon

Pelatihan itu diikuti oleh 106 peserta yang terdiri dari guru Madrasah asal Provinsi Maluku dan Papua. Dan perwakilan dari beberapa daerah seperti Kabupaten Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Buru Selatan, Seram Barat, dan Sorong Selatan.

Para peserta itu dibagi menjadi empat kelompok kelas. Yakni, kelas kepala Madrasah, kelas bahasa inggris untuk guru MA, kelas IPA untuk jenjang MTs, dan kelas Numerasi untuk jenjang MI

Menurut salah satu peserta Kamad MTs Kulurmar dari desa Kolamar, Kecamatan Aru Utara, Kab. Kep. Aru, mengatakan kegiatan pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para guru. “ ungkap, Kamis Ohoira, Jumat, 13/9/24

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berbagi cerita dan pengalaman tentang tantangan serta suka duka mengajar di daerah 3T

Ia mengatakan, saya berkesempatan mempersentasikan tantangan didesa yang dihadapi yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan Australia.

Dikatakan, Kondisi geografis, transportasi, komunikasi serta keterbatasan sarana prasarana membuat perjuangan kami sangatlah berat. “Ujar guru itu.

Suasana pelatihan sempat hening ketika pengawas kegiatan dari Humas Kemenag RI meneteskan air mata mendengar kisah perjuangan yang disampaikan Kamad tersebut. Pengawas tersebut berjanji akan menyampaikan informasi ini kepada pemangku kepentingan di pusat agar kondisi Madrasah di daerah 3T dapat segara diperhatikan.

Sebagai bentuk apresiasi, Direktur GTK Dirjen Pendis Kemenag RI, Thoib Al Ansyar, menyerahkan satu unit leptop kepada kepala Mts Kulurmar, Kamis Ohoira. Sebagai penutup kegiatan pada Jumat, (13/9/24)

Para peserta berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Terutama terkait perbaikan sarana prasarana Madrasah di daerah 3T. (IM-GB)

Berita Terkait

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan
Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan
Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini
Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon
Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 
Jubir Pemkot: Seluruh Program Pembangunan Melalui Mekanisme Perencanaan, Bukan Nepotisme.
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 15:39 WIT

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar

Thursday, 27 August 2026 - 15:35 WIT

Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 14:07 WIT

Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Thursday, 27 August 2026 - 13:35 WIT

Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan

Wednesday, 26 August 2026 - 18:04 WIT

Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon

Berita Terbaru