Bawaslu Maluku Gelar Launching Pengawasan Pilkada Serentak 2024.

- Publisher

Wednesday, 24 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,AMBON-Bawaslu Provinsi Maluku mengundang Band Gigi untuk melakukan launching pengawasan pemilihan daerah(Pilkada) serentak sekaligus membuka kegiatan dengan tema “Baku Kele Awasi Pilkada Serentak 2024” yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Ambon itu dihadiri langsung grup band ternama ‘GIGI’ untuk turut meramaikan acara tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair dalam jumpa pers bersama wartawan yang dilaksanakan pukul 12.00 WIT bertempat di Swisbell Hotel Ambon menjelaskan, filosofi “Baku Kele Awasi Pilkada 2024” sebagai upaya kolaborasi dan bergotong royong dalam mengawasi serta mensukseskan Pilkada 2024.

“Baku kele dalam bahasa Maluku artinya bergandengan tangan. Sehingga untuk mensukseskan pilkada, maka sangat diperlukan kolaborasi dan dukungan semua elemen masyarakat,” kata Subair Selasa 23/07/24.

Menurutnya, tema itu diangkat karena Bawaslu ingin memastikan pilkada serentak di Maluku berjalan baik, damai dan berintegritas. Dan karena itu, dukungan semua pihak, baik penyelenggara, pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan.

Launching pengawasan Pilkada Serentak 2024 bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan tahapan pilkada yang sementara berjalan.

Bawaslu juga menghadirkan group band Gigi dalam meramaikan konser acara launching pengawasan pilkada serentak 2024 untuk membuat masyarakat berpasitipasi dalam acara tersebut.

Arman Maulana dan teman-teman akan menggung di kawasan Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (23/07/2024) pukul 20.00 WIT.

Kehadiran grup band Gigi ini diharapakan menjadi magnet elektoral untuk meningkatkan partisipasi bersama masyarakat,” tandas Subair.

Thomas, salah satu personil grup band GIGI menambahkan, telah menyiapkan 12 lagu untuk menghibur warga Kota Ambon pada acara launching nanti.

“Kita akan manggung dengan durasi waktu 1 jam, ya sekitar 12 lagu yang kita bawakan nanti,” jelas Thomas.

Dia mengaku, ini kali kedua bagi band Gigi menggelar konser di Kota Ambon. Sesuai dengan tagline “Baku Kele Awasi Pilkada”, maka pihaknya akan berupaya memberikan yang terbaik dengan lagu-lagu yang bercerita tentang perdamaian maupun kebersamaan.

“Kita akan menggaungkan tentang kebersamaan atau berbarengan dalam mengawasi pilkada serentak,” ujarnya.

Ditempat yang sama, gitaris Dewa Budjana menambahkan, GIGI merupakan grup band di Indonesia yang tidak berpihak dalam urusan politik. Bukan maksud menyudutkan grup band lain di Indonesia, namun GIGI ini lurus dan netral.

“Kami benar-benar ada di tengah-tengah rakyat dan mendambakan pemerintahan yang baik. Jadi untuk pengawasan pilkada, ini sangat sejalan,” cetusnya. (IM-VLL).

Berita Terkait

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Berita Terbaru