Setubuhi Anak Dibawah Umur & Mengancam, Imsar Wally Di Vonis 12 Tahun Penjara

- Publisher

Wednesday, 23 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon-Akhirnya Imsar Wally divonis 12 tahun penjara serta denda Rp.160 Juta dalam kasus persetubuhan anak dibawah umur dan pengancaman terhadap korban di kota ambon.

Hukuman penjara itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Haris Tewa pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, yang didampingi Ismael Wael dan Wilson Shiriver masing-masing sebagai Hakim anggota, Rabu 23/08/23.

Majelis Hakim dalam perkara ini, Mengadili, dan menyatakan Imsar Wally alias Oyok terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pencabulan dan Persetubuhan terhadap anak dibawah umur secara berlanjut.

Perbuatan terdakwa ini, kata Majelis Hakim, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 82 ayat (1) UU No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo pasal 76D UU No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 81 ayat (1) UU No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang jo pasal 76D UU No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Terdakwa Imsar Wally dijatuhi hukuman selama 12 tahun penjara serta denda sebesar Rp. 160 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan penjara selama 3 bulan.” papar Majelis Hakim.

Tak hanya itu Hakim juga Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan.

“Terdakwa tetap di tahan dan ditetapkan supaya terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.2.000.” ungkap Hakim Haris Tewa.

Lanjut Hakim, terdakwa sebelumnya juga dilaporkan atas dugaan tindak pidana persetubuhan tersebut, dimana terdakwa menyetubuhi anak korban dengan cara yang sama sebanyak 4 kali.

Selain itu, terdakwa juga mengancam korban dengan mengatakan “JANG BILANG – BILANG JANG SAMPE BETA BIKIN LABE DARI INI”.

Usai mendengarkan Vonis Hakim, terdakwa yang didampingi kuasa Hukumnya menyatakan pikir pikir. Hal yang sama juga di sampaikan JPU.

Diketahui, terdakwa sebelumnya dihukum 7 tahun pada tahun 2022 lalu atas kasus yang sama di tahun 2020 dan berlanjut sampai tahun 2022 lalu.

Tak hanya itu, terdakwa ini juga merupakan pelaku kasus persetubuhan anak yang dilakukan secara berlanjut serta dirinya merupakan Residivis kasus yang sama di tahun tahun sebelumnya. (IM-Kiler).

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru