Antisipasi Covid 19, Walikota Surati RT RW Se-Kota Ambon

- Publisher

Tuesday, 17 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON,IM –

Walikota Kota Ambon menyurati setiap RT RW yang ada di Kota Ambon, guna memberikan pengertian khusus dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di Kota ini.

“Saya akan menyurati RT RW untuk mendeteksi setiap tamu yang masuk dan segara melaporkan kepada lurah secara berjenjang untuk kita bisa antisipasi karena kota ini terbuka, bisa saja Covid-19 ini masuk dari mana saja, tapi tiap RT RW bisa mendeteksi termasuk juga yang dihotel hotel itu juga nanti dideteksi oleh RT RW itu,” kata Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy. Selasa (17/03/2020).

Selain itu, RT RW juga diminta untuk mendeteksi setiap warganya yang sakit, indikasi sakit deman, dan gejala-gejala yang disebutkan. Diharapkan juga supaya melaporkan kepada puskesmas supaya bisa dilakukan deteksi lagi perkembangan dari pada itu.

Ia menyampaikan, bentuk keseriusan dari Pemerintah Kota antara lain juga, Pemkot Ambon melarang seluruh pegawai ASN untuk berpergian ke luar daerah kecuali ada hal yang sangat-sangat urjen dan harus ijin dari Walikota Ambon.

Sedangkan, para pegawai yang sekarang berada di luar, terutama berada di daerah Jakarta dan sekitarnya itu kalau mereka kembali langsung masuk pada daerah pengawasan, dalam waktu pengawasan yang dilaksanakan oleh Dinas kesehatan kota Ambon

“Jadi nanti ketika mereka kembali, merek tidak akan berkantor, mereka akan ada di rumah, sambil diawasi oleh dinas kesehatan, kalau misalnya ada gejala-gejala yang mengkhawatirkan nanti kita proses secara medis, tapi kalau misalnya selama 14 hari mereka tidak mengalami hal-hal yang patut dicurigai, maka mereka akan masuk lagi ke kantor,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Pemkot Ambon juga memberikan ruang sehingga tidak ada di kemungkinan untuk pertemuan-pertemuan dalam jumlah besar. “Pertemuan dalam jumlah besar itu nanti kita akan kurangi, misalnya apel pagi itu nanti kita tiadakan, kemudian masuk kantor itu pegawai itu akan masuk ke dinas OPD terkait dan kemudian dia mencatat saja namany disitu,” akui walikota. (dd)

Berita Terkait

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Berita Terbaru