IM-Ambon;- Jabatan Sekertaris daerah Sbb Difinitif adalah kewengan Bupati untuk mengusulkan 3 nama yang di anggap profesional dan memeliki rekam jejak yang baik selama berada dalam lingkungan birokrasi juga meliki kemampuan yang lebih dalam pemerintahan,karna sekda merupakan dapur daerah,yang sudah di atur dalam kepres nomor 3 tahun 2018 tentang pejabat sekertaris daerah.
saya rasa kita tidak perlu ada penekanan yang berlebihan soal posisi jabatan sekda siapa pun yang akan menjadi sekda sbb kedepan kita masyarakat harus mendukung.kata pemuda muhamadiyah Wandri makassar saat di temui infomalukunews com di ambon 10/11/2021
Dia Kecam Oknum- Oknum yang Mengatas namakan OKP dan Ormas islam Untuk Kepentingan Politik.
Jabatan Sekertaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat yang di jabat oleh Plh Alfin Leferne Tuasuun akhir -akhir ini di bincangkan di publik oleh para tokoh – tokoh Seram Bagian Barat, mengingat mantan Sekda SBB Mansur Tuharea terjerat kasus korupsi dan sedang menjalani penahanan di rutan kelas II Ambon.
Sehingga ada sekelompok orang yang mengatas namakan OKP dan Ormas islam untuk mengejar kepentinga pribadi.
Sekertaris Pemuda Muhammadiyah SBB sekaligus jabat Plh Sekertaris KNPI SBB Wandri Makassar Mengutuk keras terhadap oknum – oknum yang mengatas namakan OKP dan Ormas Islam untuk mengejar kepentingan pribadi, dan cara – cara seperti itu suda merusak tantanan hidup orang basudara di bumi Saka Mese Nusa.
Dalam pertemuan mengatas namakan OKP dan Ormas Islam itu. Kami Pemuda Muhammadiyah SBB tidak tauh menau atas dukungan yang telah di suarakan oleh kelompok yang mengatas namakan OKP dan Ormas Islam tersebut. “Secara kelembagaan kami Pemuda Muhammadiyah SBB tidak ada Kepentingan keberpihakan politik di SBB”
Kata Wandri, Persoalan mengisi jabatan definitif sekda itu kan ada aturanya, jika sah-sah saja kalau di dukung oleh person”. tetapi kalau di dukung dengan cara menjual OKP dan Ormas Islam itu adalah oknum – Oknum yang memikirkan kepentingan pribadi dan bisa membuat hidup kerukunan umat beragama masyarakat SBB ada sekat – sekat.
“Jangan cuma ada kepentingan kelompok – kelompok tertentu, lalu membuat kita sesam orang SBB terbelah dua”.
Kalau persoalan figur dan pengabdian memang Hasanuddin Silawane suda layak, tetapi ada regulasinya, selain dari itu ada juga figur – figur yang lain tetapi tidak di perjuangkan dengan cara mengatas namakan OKP dan Ormas
Kata wandri, “Mari kita menjaga kerukunan hidup orang sudara untuk memajukan SBB dan bersama – sama pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten yang kita cintai ini.(**)






