IM — Ambon.’ — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Privinsi Maluku melakukan rekrutmen bagi guru – guru kontrak SMA dan SMK di Maluku sekaligus di lakukan tes seleksi.
Rekrutmen di lakukan pada 26 Februari dan langsung di lakukan pengumuman pada 27.
Rekrutmen hanya di berlakukan bagi guru – guru kontrak dan syarat rekrutmen yang pernah mengajar di sekolah SMA dan SMK di Maluku.
Proses tes di lakukan dengan sistem online, sehingga lansung melihat hasilnya, dalam sistem penilaian berdasarkan nilai tertinggi.
Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Hindun Sangadji mengatakan bahwa rekrutmen sesuai dengan hasil analisa kebutuhan dengan berkoordinasi dengan cabang Dinas di Kabupaten berasam dengan Kepala SMA dan SMK maka mendapat 732 formasi ini, Ujar Sangadji kepada Infomaluku.com via Whatssap, Minggu(20/2).
“Formasi tersebut melihat kebutuhan guru pada mata pelajaran, dan di rekrutmen secara transparansi. Ujar Sangadji di Gedung Parlemen Karang Panjang Sirimau Kota Ambon”.
“Dalam waktu dekat akan di lakukan sosialisasi dan pemgumuman rekrutmen penerimaan guru kontrak bagi guru -guru yang perna mengajar”.
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wakil Ketua Komisi IV, Ruslan Hurasan menyampaikan dalam rapat tersebut bahwa persiapan rekrutmen guru kontrak bagi sekolah SMA dan SMK di Provinsi Maluku 2022 sebanyak 732 guru kontrak, formasi tersebut sesuai dengan analisa kebutuhan guru di seruh 11 Kabupaten/Kota di Maluku.
Lokasi tes sesuai dengan penetaan hanya di lakukan di Kota Ambon, termasuk Kabupaten Maluku Tengah yaitu Kecamatan Lehitu, Lehitu Bara, sedangkan Kecamatan Salahutu masuk dalam wilayah Kota Ambon, sedangkan sisanya ada di Kabupaten/Kota masing – masing.
Dalam pertemuan tersebut juga membicarakan bersama soal formasi PPPK tahun 2022 untuk Maluku 1805 orang tapi belum di laksanakan tesnya.
“Harapanya, bagi guru – guru kontrak untuk mempersiapkan diri dan terus aktif mengikuti – pelatihan, sehingga pada tes tahap 3 suda siap dan mudah – mudahan bisa lulus, selesai”,(IM03)







