Infomalukunews.com, Ambon,– Walikota Ambon Bodewin Wattimena di minta untuk mengevaluasi kinerja kepala desa Wayame, yang sangat mengecewakan masyarakat desa Wayame
Kinerja Kepala Desa Wayame, Samsudin Menur, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon sangat mengecewakan masyarakatnya sendiri.
Pengakuan ini diungkapkan oleh warga setempat yang tak mau nama di publikasikan. Sumber mengatakan melihat kondisi pemerintahan di dalam desa Wayame sangat memprihatikan, kurang terurus oleh pemimpin desa tersebut.
“Desa Wayame, kepala desa-nya seakan tidak peka melihat lingkungan terkhususnya didalam teritorial administratif desa Wayame.,” Ujar sumber via pesan WhatsApp, pada Kamis, (3/7/25)
Selain itu, menurut salah satu pegawai Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, yang juga salah seorang warga memberikan keterangan kepada media ini. Kata sumber, ketika musim hujan yang melanda desa-desa di kota Ambon, termasuk di desa Wayame, tetapi kepala desa dan jajarannya terkesan menutup mata dengan kondisi banjir yang menggenangi sebagian lokasi di desa Wayame.
Lanjut sumber, hal ini mengakibatkan sejumlah Drainase atau selokan tersumbat, akibatnya membuat penumpukan sampah dan terjadi genangan air di permukiman warga.
Kemudian, lanjut sumber, fasilitas umum seperti jembatan yang menjadi alternatif jalan masyarakat sehari-hari pun sudah hampir ambruk jembatan penyangga yang terletak di RT 014/RW 006 Desa Wayame tersebut.
Parahnya lagi jalanan di kawasan BTN Wayame rusak parah, selaku kepala desa harusnya menjadi inisiator dalam mencari solusi.
“Seyogyanya berkordinasi dengan Pemerintah Kota kalau pun memang dirasa anggaran desa tidak mengakomodir kepenetingan dimaksud, bukan sebaliknya duduk berpangku tangan dan duduk diam,” Terang sumber BWS, yang juga warga setempat.
Selain itu, sumber BWS, situasi seperti itu harus menunjukkan perilaku kepemimpinan buruk yang dilakukan oleh kepala desa Wayame.
“Kondisi lingkungan membuat masyarakat pun muak atas ketidakberesan kepala desa Wayame,” ucap sumber.
Kepala desa Wayame, kata sumber dari warga, bila ada masyarakat mengadu terkait kondisi desa ke kantor desa Wayame, namun tidak pernah digubris, aneh juga kades seperti itu.
Selaku warga desa Wayame minta ketegasan dari Walikota Ambon agar menegur kepala desa tersebut, biar memperbaiki kinerjanya sebagai pemimpin di desa.
Anggaran desa yang ratusan juta bahkan meliar, banyaknya di jalankan dengan program-program yang sifatnya Euforia. “tuturnya. (IM-07)






