IM-Ambon-Beberapa minggu terakhir Bank Maluku Malut mendapat berbagai penghargaan,penghargaan itu diantaranya, PT Bank Maluku Malut mendapat predikat WTP dari KAP, PT Bank Maluku Malut dinilai sehat oleh OJK dalam kerja Perbankan. Rabu 13/09/23.
Penghargaan diantas menandakan bahwa PT Bank Maluku Malut dalam keadaan sehat dalam kerja kerja perbankan, Sebab PT Bank Maluku Malut dalam menjalankan aktivitasnya juga senantiasa mendapatkan pengawasan atau audit dari berbagai lembaga pengawas/audit.
Baik itu auditor internal maupun eksternal. Dan salah satu lembaga eksternal yang mengawasi kinerja PT Bank Maluku Malut adalah OJK yang sesuai Undang- Undang berfungsi sebagai Lembaga Pengawas Jasa Keuangan.
Selain OJK, Bank juga diawasi atau diaudit oleh BPK, Kantor Akuntan Publik (KAP) bahkan KPK yang tentunya berisi orang-orang professional, independent dan berintegritas di dalamnya.
Dengan adanya penghargaan tersebut maka PT Bank Maluku Malut mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Tiga Lembaga Suadaya Masyarakat yang diantaranya, Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum (LABH) Maluku Perjuangan, Forum Pemuda Muslim Indonesia (FPMI) Maluku,dan Majelis Amanat Rakyat (MARA) Maluku.
Salah satunya dari Direktur Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Maluku Perjuangan Muhamad Gurium menyatakan “Launching Go Cap Langkah Kemajuan PT. Bank Maluku Malut”
Pasca Launching Go Cap tanggal 9 september 2023 di Kota Ternate, PT Bank Maluku Malut menuai banyak apresiasi.
Menurutnya, ini adalah langkah kemajuan yg harus diapresiasi dan didukung penuh, sebagai warga maluku saya sangat mengapresiasi kinerja PT. Bank Maluku Malut, terutama soal Launching Go Cap, apalagi di era globalisasi saat ini.
“Kita selalu ditantang untuk terus berinovasi, oleh sebab itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin khusus bagi pemerintah daerah karena Go Cap adalah sebuah sarana bagi penigkatan PAD masing.” ungkapnya
Dikatakan, ini adalah sebuah inovasi yg luar biasa, harapannya semoga kedepan ada terobosan baru demi peningkatan ekonomi daerah.
Selain itu di tempat yang sama, Kaimudin Laitupa yang merupakan Ketua Forum Pemuda Muslim Indonesia (FPMI) Maluku berpandangan bahwa OJK objektif dalam menilai kinerja PT Bank Maluku Malut.
“Jika OJK sudah menilai secara baik kerja Bank Maluku Malut maka apa yang selama ini diberitakan diberbagai media cetak maupun elektronik itu tidak benar.Harapannya,kami tetap bersama Bank Maluku Malut,sebab Bank Maluku Malut adalah milik orang Maluku.” tambahnya.
Selain itu juga ketua umum Majelis Amanat Rakyat Maluku Gafar Bahta mengatakan, bahwa kita sebagai warga masyarakat Maluku harus jaga citra baik Bank Maluku sebab Bank Maluku adalah aset milik orang Maluku.
“Jika Bank Maluku citranya buruk maka juga citra orang buruk.Maluku maju dan sejajar dengan provinsi-provinsi lain yang di Indonesia salah satunya adalah kemajuan kerja kerja perbankan.” ujarnya
Tambahnya, sebab orang mau membangun investasi di Maluku salah satu syarat adalah tata pengelolaan keuangan daerah melalui bank daerah baik maka orang akan menanam investasi di Maluku.
“Oleh karena itu, kita selaku anak muda Maluku harus menjaga dan menyelamatkan bank Maluku.” pungkasnya. (IM-06).






