Sikapi Tuntutan HMI dan GMKI, Ini Kata Pimpinan DPRD Aru .

- Publisher

Thursday, 14 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dono,-DPRD Kepulauan Aru bakal membicarakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Persoalan Hutang Daerah yang di soroti oleh GMKI dan HMI.

Namun, saat ini DPRD Kabupaten Kepulauan Aru masih ada dalam agenda pembahasan Pertanggungjawaban APBD tahun 2024, sehingga seusai agenda tersebut baru dibuat rapat internal membicarakan Tuntutan dari GMKI dan HMI.

Wakil Ketua 1 DPRD Aru Rizal Djabumir, kepada Info Maluku di sela sela kegiatan gerak jalan indah Rabu,13/08/2025, mengatakan, Kita DPRD buat rapat internal dulu, kita tanya pendapat seluruh Fraksi, minimal dua (2) Fraksi yang harus setuju membentuk Pansus , setelah itu baru di Paripurna kan.

Menurutnya, Pembentukan Pansus itu mekanisme-nya. Dan mekanisme itu kita jalankan di DPRD dulu, kalau lebih dari 2 Fraksi membentuk Pansus baru kita bentuk. Jelas Ketua DPC PKB Kepulauan Aru itu.

“Jadi persoalan Pansus ini nanti kita bicarakan di internal DPRD dulu ya, sehabis agenda Pembahasan Pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2024” Ungkap Rizal.

Disinggung soal respon dari Rekan rekan Anggota DPRD, kata Djabumir, cara respons adalah akan ditindaklanjuti dengan pembahasan di Komisi dengan menggali informasi di beberapa OPD yang bermitra, seperti Komisi 1 dengan Bagian Kerja Sama antar wilayah, Komisi II dengan BPKAD, dan komisi III dengan Dispora, Dinas Pendidikan dan Kesehatan.

“Kami himbau agar teman – teman di komisi dapat menggali informasi dengan mitra kerja supaya secara teknis kita dapat mengetahui permasalahan nya.

Karena kita (DPRD) harus mengetahui isi dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan MOU itu, sehingga besaran dari nilai uang yang ada jelas dalam kesempatan, sehingga kita jangan menerka – nerka.

DPRD juga akan bertemu dengan pihak kampus yang bekerja sama dengan Pemda Aru terkait beasiswanya dan juga akan data mahasiswanya dahulu baru mengetahui berapa besar nilai uang sesuai PKS dan MOU antara Pemda dengan Kampus Stikes Pasapua Ambon , Universitas Graha edukasi Makasar, IKOPIN Bandung dan AKA Migas Cepu. Karena sampai saat ini pihak DPRD tidak mengetahui berapa besaran nilai Uang ( Hutang,) yang akan di berikan untuk Kampus. tutup Djabumir.

(IM DW)

Berita Terkait

Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini
Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Hadapi Cuaca Panas dan Kering, Gubernur Maluku Imbau Warga Waspada Karhutla
Sidang Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL, Kuasa Hukum Penggugat Soroti Klausul Eksonerasi
Ketua DPRD Maluku Dorong Literasi Keuangan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah
Gubernur Lewerissa: 100 Tahun GPM Gatik Jadi Teladan Merawat Persaudaraan
Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 19:12 WIT

Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini

Thursday, 3 September 2026 - 19:09 WIT

Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Thursday, 3 September 2026 - 15:01 WIT

Hadapi Cuaca Panas dan Kering, Gubernur Maluku Imbau Warga Waspada Karhutla

Thursday, 3 September 2026 - 14:58 WIT

Sidang Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL, Kuasa Hukum Penggugat Soroti Klausul Eksonerasi

Thursday, 3 September 2026 - 14:49 WIT

Ketua DPRD Maluku Dorong Literasi Keuangan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

Berita Terbaru