IM-Namrole, Dinding penahan gelombang (Talud) di Desa Elfulle tepatnya di belakang rumah dinas Dokter, Kecamatan Namrole yang dibangun sejak Namrole masih berda dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Buru, terancam patah akibat amukan gelombang menerjang talud tersebut.
Untuk menyelamatkan rumah dinas kesehatan yang berda di pesisir pantai tersebut, Diminta Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kadis Kesehatan Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Melkior Solissa dan Hi Ibrahim Banda untuk dapat membenahi dinding penahan tanah dari amukan gelombang yang dahsyat.
Demikian dikatakan Waga Desa Efulle yang tak mau disebutkan namanya, Menurutnya, Saya juga mengajak Dua Wartawan terjun ke lokasi untuk memantau Dinding penahan tanah (Talud) sepanjang kurang lebih 100 Meter di belakang rumah Dinas Kesehatan yang kini terancam patah, akibat hantaman gelombang yang ganas” Ujarnya.
Untuk tidak merembet lebih luas atas dinding penahan gelombang tersebut dan pembekakan anggar yang lebih besar, Beta harap Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Bursel, melalui Dinas PUPR yang dipimpin, pak Melkior dan Kadis Kesehatan, pak Hi Ibrahim Banda untuk dapat menyelamatkan dinding penahan tanah, sekaligus menyelamat rumah dinas kesehatan” Ujar Dia.
Beta sampaikan ini Kepada Pemerintah setempat untuk secepatnya mengatasi bangunan penahan gelombag yang ada demi terwujudnya penyalamat warga yang tinggal di pesisir pantai tersebut, sekaligus juga dapat mengantisipasi pemborosan anggaran” Ungkapnya.
Bila Ke Dua Dinas tersebut yang Beta sebutkan diatas, tidak mengantisipasi hal ini, otomatis kedepan untuk membangun kembali penahan gelombang ini, akan terjadi pembekakan dan pemborosan terhadap uang negara” tegasnya.(AK)







