Puluhan Sopir Angkot Aksi di 4 Titik Berbeda, Bentuk Protes Terhadap Pemprov Maluku.

- Publisher

Tuesday, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM. Ambon–Puluhan Sopir Angkutan (Angkut) yang tergabung dalam Asosiasi Supir Angkot (Aska) Kota Ambon, kembali melakukan aksi mogok Selasa 12/11/24.

Aksi ini berlangsung di empat titik berbeda yang diantaranya, Kecamatan Nusaniwe, tepatnya di pertigaan batugantung, waihaong hingga depan mesjid Al Fatah. Kemudian di Kecamatan Sirimua, meliputi Karang Panjang (Karpan), Batu Merah dan Tanah Tinggi.

Selain itu, jalan Mata Empat Passo, perbatasan Nania Passo, perbatasan Halong Galala, Kecamatan Teluk Ambon, yakni di Bundaran Poka, hingga akhirnya berkumpul di depan Citraland, kawasan kantor Maxim yang beralamat di Citraland Lateri Kota Ambon.

Sebelum, puluhan sopir angkutan ini berkumpul didepan Citraland, kawasan kantor Maxim, mereka menggelar aksi di masing-masing titik, aksi mogok yang dilakukan ini, lantaran sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang tidak jelas terhadap sopir angkot, aksi itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

Diketahui, kehadiran mereka sebagai bentuk protes pemerintah serta mencegat operasi transportasi online Maxim dan sebagai bentuk protes terhadap Pemprov Maluku terkait belum dilakukannya regulasi serta penetapan tarif.

Aksi ini juga berdasarkan UU No 9 Tahun 1998 dan menimbang seluruh rangkaian dan upaya Aska yang berhubungan langsung kepada seluruh pemilik kendaraan dan sesuai hasil koordinasi pengurus Aska dan DPC Organda kota Ambon.

“Ini sudah dibahas tiga tahun lalu. Hanya belum penetapan tarif dan regulasi. Kita sudah koordinasi, dan jawaban akan bentuk tim tapi hingga saat ini belum,” kata ketua jalur Kuda Mati, Ongen Hahua, kepada media ini saat diwawancarai didepan Citraland, kawasan kantor Maxim, kota Ambon.

Sementara itu, Isak Pelamonia, selaku ketua jalur Passo menyatakan bahwa aksi ini adalah tindak lanjut dari aksi pertama yang dianggap tidak membawa perubahan bagi para supir angkot di Kota Ambon.

“Ini adalah jilid ke II kami supir angkot aksi di Kota Ambon. Kami langsung ke Citraland karena kantor Maxim di Citraland,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa, para supir angkot merasa diabaikan oleh pemerintah, yang belum menindaklanjuti janji untuk membekukan operasi transportasi online di wilayah Ambon.

“Kan sudah janji kemarin untuk dibekukan. Kami paham izin aplikasi untuk seluruh Indonesia ada. Tapi dalam peraturan pemerintah nomor 118 itu tiap aplikasi di daerah harus mengikuti peraturan daerah, dan jelas izin dari pemerintah provinsi belum ada,” tegasnya.

Olehnya itu, Isak menyoroti selama tiga tahun terakhir, pemerintah Maluku terkesan membiarkan masalah transportasi online ini berlarut-larut tanpa solusi yang jelas.

“Sudah demo ulang-ulang tidak ada jawaban yang pasti. Yang kami pengemudi tanya selama ini, pemerintah di mana. Kenapa biarkan hal ini terjadi,” tanya Ketua Jalur Passo.

Dalam aksi kali ini, para supir angkot membagi titik lokasi protes di beberapa jalur sesuai rute mereka.

Untuk jalur ishak dan rekan-rekannya, di rute Baguala yang terbagi beberapa titik-titik strategis.

Diantanya titik jalan Mata Empat Passo, perbatasan Nania Passo, perbatasan Halong Galala, hingga akhirnya berkumpul di depan Citraland.

“Di berbagai titik ini, agar memberikan tekanan kuat buat pemerintah agar dapat merespon keluhan kami,” tutupnya. (IM-06).

Berita Terkait

PERMAHI Ambon Desak Polres SBB Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Staf Desa Waesala
Ini 3 Poin Penting Yang Disampaikan GMKI Cabang Dobo Saat Bertemu Dengan Bupati Kaidel.
Kuasa Hukum Keluarga Korban Gafar Wawangi Temui Kapolda Maluku, Laporkan Lambatnya Penanganan Kasus di Polres Buru Selatan  
Gerak Cepat Kadinkes Aru Bersama Kapus Longgar -Apara Pulihkan Korban Luka-Luka.
Setahun Mandek Dimeja Penyidik, Saksi Kasus Covid-19 Pemprov Maluku Mulai Diperiksa 
Miris! RS leimena Ambon Tolak Pasien Dengan Alasan BPJS Tidak Aktif, Pasien Memilih Pulang Dalam Perjalanan Terjadi Lakalantas dan Meninggal Dunia
Pemda Aru Akan Perluas Lahan TPU di Kilo 7.
Bupati Kaidel Bersama Polres Aru dan Pihak Terkait Lainnya Duduk Bersama Menyelesaikan Tapal Batas Antar Desa Dosinamalau – Karaway.
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 22:21 WIT

PERMAHI Ambon Desak Polres SBB Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Staf Desa Waesala

Tuesday, 13 January 2026 - 22:15 WIT

Ini 3 Poin Penting Yang Disampaikan GMKI Cabang Dobo Saat Bertemu Dengan Bupati Kaidel.

Tuesday, 13 January 2026 - 21:59 WIT

Kuasa Hukum Keluarga Korban Gafar Wawangi Temui Kapolda Maluku, Laporkan Lambatnya Penanganan Kasus di Polres Buru Selatan  

Tuesday, 13 January 2026 - 21:25 WIT

Gerak Cepat Kadinkes Aru Bersama Kapus Longgar -Apara Pulihkan Korban Luka-Luka.

Tuesday, 13 January 2026 - 18:21 WIT

Setahun Mandek Dimeja Penyidik, Saksi Kasus Covid-19 Pemprov Maluku Mulai Diperiksa 

Berita Terbaru