Publik Mendesak: Kejaksaan dan BPK Jangan Tutup Mata Soal Dugaan Aset Bupati SBT”

- Publisher

Tuesday, 24 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Seram Bagian Timur– Gelombang kemarahan publik kian membesar dan sulit dibendung. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tertekan serta kebijakan efisiensi anggaran yang dirasakan semakin memberatkan, muncul dugaan yang mengusik rasa keadilan: Bupati Seram Bagian Timur disebut-sebut membeli rumah pribadi dengan nilai fantastis, mencapai Rp 1,3 miliar.

Isu ini sontak memicu kecurigaan luas di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan transparansi dan sumber dana yang digunakan, mengingat kondisi fiskal daerah yang sedang tidak stabil serta berbagai program yang mengalami pemangkasan anggaran.

Publik Pertanyakan Transparansi dan Integritas

Dugaan pembelian rumah mewah ini dinilai bertolak belakang dengan narasi efisiensi yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Banyak pihak menilai, jika benar terjadi, maka hal ini berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap integritas kepemimpinan daerah.

Ketua DPD FPPM Maluku, Rudy Rumagia, menyebut dugaan ini sebagai bentuk ketimpangan yang mencolok.

“Ini bukan sekadar ironi, ini tamparan keras bagi nurani rakyat. Di saat masyarakat diminta berhemat, justru muncul dugaan transaksi besar oleh pejabat. Ini harus dibuka secara terang-benderang,” tegasnya.

Desakan Audit Investigatif dan Penegakan Hukum

Rudy menilai, dugaan ini tidak boleh berhenti pada opini publik semata. Ia mendesak aparat penegak hukum dan lembaga audit negara untuk segera turun tangan secara serius.

Kejaksaan Negeri SBT diminta segera melakukan penyelidikan awal, termasuk memanggil pihak-pihak terkait.

BPK RI Perwakilan Maluku didorong melakukan audit investigatif, bukan sekadar audit administratif.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Telusuri aliran dana, periksa sumber kekayaan, dan buka ke publik. Ini menyangkut uang rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, langkah cepat dan transparan sangat penting untuk mencegah berkembangnya spekulasi liar di tengah masyarakat.

Potensi Dampak Hukum dan Politik

Secara hukum, apabila dugaan ini berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan atau sumber dana yang tidak sah, maka bisa masuk dalam ranah tindak pidana korupsi atau pelanggaran etik penyelenggara negara.

Selain itu, secara politik, isu ini berpotensi:

Menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah

Memicu aksi protes atau tekanan sosial

Menjadi perhatian lembaga pengawas pusat

Pengamat menilai, kasus seperti ini sering menjadi titik krusial yang menentukan stabilitas kepemimpinan daerah.

Bungkamnya Pihak Bupati Memperkeruh Situasi

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Bupati SBT terkait dugaan tersebut. Sikap diam ini justru memperbesar spekulasi dan memperkuat persepsi negatif di tengah masyarakat.

Dalam situasi seperti ini, transparansi menjadi kunci. Klarifikasi terbuka dinilai penting untuk meredam polemik sekaligus menjaga stabilitas sosial.

Simbol Ketimpangan dan Ujian Penegakan Hukum

Isu ini kini tidak lagi sekadar dugaan transaksi pribadi, tetapi telah berkembang menjadi simbol ketimpangan sosial dan ujian bagi penegakan hukum di daerah.

Publik kini menanti langkah nyata:

Apakah aparat akan bertindak cepat dan transparan?

Ataukah kasus ini akan meredup tanpa kejelasan?

“Jika dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk dan memicu ledakan ketidakpercayaan yang lebih besar,” tutup Rudy.

Penutup

Kasus ini menjadi momentum penting bagi penegakan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan di daerah. Semua pihak kini dituntut untuk bersikap terbuka dan profesional agar kepercayaan publik tidak semakin terkikis (IM-TIM)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Praktik Illegal Oil, Kepala SPBU AIR UILADA Disorot Publik
Laporan Pengancaman Dan Pembunuhan Terhadap Yosafat Lumamuly Mandek, Kuasa Hukum Desak Polsek Taniwel Timur Segera Tetapkan Tersangka
Sinergi Pemda dan TNI-Polri, Konflik Antar Dusun di Huamual Diselesaikan
Cilaka! Pemalsuan 7 SKT Tower Sutet PLN Terbongkar, Mantan Pjs Kades Tala Ngaku Tak Tanda Tangan, Warga Pasang Sasi Adat
Kasus Penyiraman Oli Bekas di Jalan Utama Kota Dobo Makan Korban. Polisi Diminta Tangkap Pelaku.
Halal Bihalal Jadi Ajang Persatuan dan Penguatan Akhlak di Tunsai SBT
Polres Malra Tahan Pemicu Tawuran di Mangga Dua, Pelaku Penganiayaan Terancam 2,5 Tahun Penjara
Etika Generasi Jadi Sorotan dalam Dialog Publik Pemuda Tunsai
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 24 March 2026 - 22:04 WIT

Diduga Terlibat Praktik Illegal Oil, Kepala SPBU AIR UILADA Disorot Publik

Tuesday, 24 March 2026 - 21:45 WIT

Publik Mendesak: Kejaksaan dan BPK Jangan Tutup Mata Soal Dugaan Aset Bupati SBT”

Tuesday, 24 March 2026 - 14:50 WIT

Laporan Pengancaman Dan Pembunuhan Terhadap Yosafat Lumamuly Mandek, Kuasa Hukum Desak Polsek Taniwel Timur Segera Tetapkan Tersangka

Tuesday, 24 March 2026 - 09:29 WIT

Sinergi Pemda dan TNI-Polri, Konflik Antar Dusun di Huamual Diselesaikan

Monday, 23 March 2026 - 10:43 WIT

Kasus Penyiraman Oli Bekas di Jalan Utama Kota Dobo Makan Korban. Polisi Diminta Tangkap Pelaku.

Berita Terbaru