Praktek Open BO Marak di SBB, Warga Minta Pemda dan Polres Tindak Tegas 

- Publisher

Saturday, 2 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com,SBB,- Praktek prostitusi online (Open Bo) saat ini sedang marak di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sejumlah gadis muda ini diketahui sedang melayani pria hidung belang.

Para gadis muda ini sering memajangkan diri mereka dengan cara stay di sejumlah penginapan yang berada di Kota Piru untuk menanti kedatangan para pria hidung belang.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga setempat yang enggan namanya disebutkan kepada media ini, Sabtu (2/8/2025).

Kata dia, dulu penginapan Piru Permai dijadikan tempat nongkrongnya para praktek prostitusi online (Open BO), namun setelah penjaga penginapan itu diberhentikan dari kerjanya, maka mereka semua pindah ke penganapan Mentari.

“Mereka para Open Bo ini sering menunggu tamu di sini sampai tengah malam, bahkan penjaga penginapan juga sering di booking oleh setiap tamu kesepian yang berkunjung ke penginapan Piru Permai, setelah hal ini diketahui oleh pemilik penginapan, penjaga penginapan itu diberhentikan dan mereka semua pindah ke penginapan Mentari”, ungkapnya.

Kehadiran para Open BO ini membuat warga setempat resah, karena dinilai dapat merusak generasi muda khususnya anak-anak yang masih di bawah umur, mengingat adanya penyakit HIV yang sudah mulai menyerang anak-anak muda, kesalnya

“Maka kami warga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten SBB lewat Dinas terkait dan Polres SBB untuk segera tindak tegas sebelum ada korban lainnya”, desaknya.

Menurutnya kasus maraknya open BO yang sering berganti-ganti pasangan dapat membawa dampak buruk di lingkungan masyarakat, apalagi sekarang sudah ada korban HIV yang disebabkan pergaulan bebas dan sex bebas di kalangan anak muda.

Warga berharap agar para Open BO ini diusir dari Kota Piru ini, sehingga terbebas dari virus yang berbahaya dan tidak merusak generasi muda, harap warga.

Sementara ini, informasi yang yang kami dapat sudah ada 7 orang yang terindikasi penyakit HIV yang diantaranya pria dan perempuan, ucapnya.

“Oleh karena itu, pemerintah Daerah dan Kepolisian agar segera melakukan razia para gadis – gadis ini dan para pria hidung belang ini, supaya jangan membuat Kabupaten Seram Barat jadi kotor”, pungkasnya.(reed)

Berita Terkait

Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini
Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Hadapi Cuaca Panas dan Kering, Gubernur Maluku Imbau Warga Waspada Karhutla
Sidang Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL, Kuasa Hukum Penggugat Soroti Klausul Eksonerasi
Ketua DPRD Maluku Dorong Literasi Keuangan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah
Gubernur Lewerissa: 100 Tahun GPM Gatik Jadi Teladan Merawat Persaudaraan
Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Berita ini 738 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 19:12 WIT

Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini

Thursday, 3 September 2026 - 19:09 WIT

Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Thursday, 3 September 2026 - 15:01 WIT

Hadapi Cuaca Panas dan Kering, Gubernur Maluku Imbau Warga Waspada Karhutla

Thursday, 3 September 2026 - 14:58 WIT

Sidang Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL, Kuasa Hukum Penggugat Soroti Klausul Eksonerasi

Thursday, 3 September 2026 - 14:49 WIT

Ketua DPRD Maluku Dorong Literasi Keuangan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

Berita Terbaru