INFOMALUKUNEWS.COM,NAMROLE,–Nasib pilu dialami seorang janda bernama, Hajija Seknun 74 tahun warga Desa Wali Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan (Bursel), pasca ditinggal meninggal suaminya sekitar beberapa tahun silam.
Wanita berusia 74 tahun yang akrab disapa nenek, Ija oleh warga setempat itu, kini tinggal di rumah kumuh tak layak huni bersama seorang anak laki-laki dan cucu perempuannya tepatnya di Desa Wali yang tak jauh dari pusat Kota Namrole Kabupaten Bursel.
Mirisnya rumah yang dihuni nenek, Ija bersama anak dan cucunya itu kerap bocor saat musim hujan tiba. Lantaran atap rumah yang terbuat dari daun Sagu itu sudah mulai lapuk dan rusak.
Namun nenek, Ija memilih bertahan di rumah tersebut, karena selain tak miliki tempat tinggal layak lain. Rumah itu merupakan peninggalan sang suami yang sudah lama meninggal dunia.
Kepada wartawan saat ditemui di rumah berukuran 6X4 yang berdinding papan dan Seng bekas itu. Nenek Ija menceritakan kisah hidupnya pasca ditinggal meninggal suaminya beberapa tahun lalu.
Menurut nenek Ija, diusia yang terbilang tua seperti saat ini sudah seharusnya dirinya beristirahat di rumah layaknya wanita tua lainnya. Namun justru bernding terbalik dirinya (red, nenek Ija) harus tetap memilih bekerja keras sebagai tukang tumbuk batu demi menghidupi keluarganya.
Penghasilan dari pekerjaan tersebut terbilang sedikit dan tidak menentu tergantung pesanan. Namun dirinya tetap semangat bekerja keras untuk biaya hidup sehari-hari dirinya dan anak serta cucunya yang kurang lebih berusia 6 tahun.
Dirinya mengaku, terkadang untuk makan sehari-hari dirinya harus berhutang beras dan lainnya di Kios milik warga Desa Wali Kecamatan Namrole Kabupaten Bursel. Sembari menunggu ada yang membeli Batu pecah miliknya yang sudah disimpan dalam karung.
“Kalau untuk makan sehari-hari terkadang saya harus berhutang dulu di Kios milik warga, sambil menunggu ada yang membeli batu pecah yang sudah disiapkan dalam karung,” terang Nenek Ija dengan nada sedih.
Untuk diketahui, saat ini rumah Nenek Ija tengah dibangun Polres Bursel dibawah pimpinan Kapolres, AKBP M Agung Gumilar lewat program bedah rumah Polri. Selain nenek, Ija program bedah rumah juga dilakukan Polres di Desa Kamanglale dan Waefusi. (IM-RAM)







