Polda Maluku Janji Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

- Publisher

Wednesday, 20 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Kepolisian Daerah Maluku memastikan akan segera menangkap para pelaku penganiayaan brutal terhadap Abdullah Mahu alias Afila (18), korban pengeroyokan yang terjadi di kawasan Air Kuning, Kota Ambon.

Penegasan itu disampaikan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Maluku, Kompol Sugeng Ade Wijaya, didampingi Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Maluku Kombes Pol I Gede Arsana, saat menerima aksi damai pemuda Kecamatan Pulau Manipa, yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Basudara Manipa Maluku dan Himpunan Mahasiswa Pulau Manipa (FSBM-HMPM), di depan Mapolda Maluku, Rabu (20/5/2026).

“Penangkapan akan dilakukan sesegera mungkin. Tapi semua itu dilakukan sesuai prosedur,” kata Sugeng di hadapan massa aksi.

Meski demikian, pihak kepolisian belum memastikan waktu penangkapan para pelaku. Polisi beralasan proses penanganan perkara tetap dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kalau soal waktu kapan, kami belum bisa pastikan. Sebab kami bekerja berdasarkan perintah dan prosedur. Tapi dipastikan pelaku akan segera ditangkap,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa menuntut keadilan bagi Abdullah Mahu yang menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Massa mempertanyakan lambannya penanganan kasus tersebut karena hingga kini para pelaku belum juga diamankan, padahal laporan polisi telah dibuat sejak kejadian.

“Sudah hampir dua minggu pelaku belum ditangkap. Padahal bukti CCTV sudah jelas,” teriak salah satu orator.

Massa menegaskan aksi yang dilakukan bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan bentuk tuntutan keadilan terhadap korban.

“Orang Manipa cinta perdamaian. Kami datang hanya meminta keadilan untuk saudara kami,” ujar massa aksi.

Selain mendesak penangkapan pelaku, massa juga menyoroti keterlambatan proses hukum meski polisi disebut telah mengantongi identitas sejumlah terduga pelaku yang diduga merupakan kelompok preman.

Massa bahkan mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta lebih besar apabila para pelaku belum juga ditangkap dalam waktu dekat.

“Kalau pelaku belum juga ditahan, kami akan kembali turun aksi,” tegas mereka.

Diketahui, peristiwa pengeroyokan terhadap Abdullah Mahu terjadi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIT di depan sebuah kios di Lorong Alaka, kawasan depan Indomaret Air Kuning.

Korban yang bekerja di salah satu usaha ayam geprek di kawasan Kebun Cengkeh saat itu diminta rekan kerjanya mengambil nasi di rumah pemilik usaha. Namun saat melintas di Lorong Sumatera, korban diduga dilempari batu oleh sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di sekitar lokasi.

Korban sempat melanjutkan perjalanan hingga berhenti di sebuah kios depan Indomaret Air Kuning. Namun kelompok pemuda tersebut diduga mengejar korban dan langsung melakukan pengeroyokan secara brutal.

Dalam video yang beredar, korban terlihat dipukul berulang kali hingga dilempari batu pada bagian kepala. Akibat kejadian itu, korban tak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Siloam sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan intensif.(IM-03).

Berita Terkait

Polda Maluku Tingkatkan Status Kasus Dugaan Korupsi Rp. 6,7 M Dana Pembangunan SMA Negeri 29 SBB, Ke Tahap Penyidikan
Kasus Pengeroyokan Abdullah Mahu Jadi Sorotan, Massa Datangi Polda Maluku
Ketua DPRD Tual Konsultasi Bantuan Sosial
Bersih-Bersih Pantai Senggigi, Ketua DPRD Tual: Sinergi Antardaerah Harus Terjaga
Sinergitas Polri dan DP3KBP3A Jadi Fokus PKP Sespimma Polri di Sumedang
Kejari Malteng Pastikan Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos
Pemkot Ambon Ikuti Penilaian HAM Nasional oleh Komnas HAM RI
Ketika Negara Menafsirkan Darurat Tanpa Batas
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 19:29 WIT

Polda Maluku Tingkatkan Status Kasus Dugaan Korupsi Rp. 6,7 M Dana Pembangunan SMA Negeri 29 SBB, Ke Tahap Penyidikan

Wednesday, 20 May 2026 - 17:50 WIT

Polda Maluku Janji Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

Wednesday, 20 May 2026 - 15:08 WIT

Kasus Pengeroyokan Abdullah Mahu Jadi Sorotan, Massa Datangi Polda Maluku

Tuesday, 19 May 2026 - 22:47 WIT

Ketua DPRD Tual Konsultasi Bantuan Sosial

Tuesday, 19 May 2026 - 22:43 WIT

Bersih-Bersih Pantai Senggigi, Ketua DPRD Tual: Sinergi Antardaerah Harus Terjaga

Berita Terbaru

Daerah

Ketua DPRD Tual Konsultasi Bantuan Sosial

Tuesday, 19 May 2026 - 22:47 WIT