Infomalukunews.com, Ambon,- kota Ambon terus diguyur hujan deras, Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tetap melaksanakan pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-450 Kota Ambon dengan semangat yang tak tergoyahkan. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Merdeka, Senin (18/8), dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Ketua Panitia HUT, Melianus Latuihamallo, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Bergerak Bersama Par Ambon, Maluku Deng Indonesia Pung Bae”, sebagai simbol kebersamaan dalam membangun kota.
“Tema ini mengandung makna bahwa semua pihak bertanggung jawab atas kemajuan Ambon. Kota ini adalah milik kita bersama,” ujarnya.
Latuihamallo, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, menegaskan bahwa peringatan tahun ini melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, HUT Ambon bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga menjadi ajang mempererat solidaritas antara warga dan pemerintah kota.
“Ulang tahun ini adalah momentum kebersamaan, bukan hanya seremoni. Kami libatkan seluruh masyarakat agar merasa memiliki kota ini,” tambahnya.
Kegiatan pencanangan turut dihadiri oleh ribuan ASN, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, raja, kepala desa, pimpinan puskesmas, kepala sekolah, hingga unsur Forkopimda Kota Ambon.
Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir dan tetap antusias meskipun cuaca tidak bersahabat.
“Semangat yang ditunjukkan hari ini adalah bukti komitmen kita semua untuk terus membangun Ambon. Hujan bukan halangan,” kata Wattimena.
Ia menjelaskan bahwa pencanangan HUT ke-450 ini dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen layanan darurat Call Center 112 oleh jajaran OPD, sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik.
Terkait waktu pelaksanaan pencanangan, Wali Kota menyebut tanggal 18 Agustus dipilih karena sehari sebelumnya diperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, sementara 19 Agustus adalah HUT ke-80 Provinsi Maluku.
“Kita ingin momentum ini menjadi pengingat akan perjalanan panjang Ambon dalam sejarah bangsa. Inilah saatnya kita bergerak bersama,” ungkapnya.
Wattimena juga menyinggung tantangan yang dihadapi kota dalam beberapa bulan terakhir, seperti banjir dan longsor yang terjadi di lebih dari 600 titik. Namun ia menekankan pentingnya solidaritas dan semangat pantang menyerah.
“Situasi ini tidak boleh membuat kita lemah. Sebaliknya, kita harus lebih kuat dan bersatu untuk memperbaiki kota ini. Ambon pasti bisa bangkit,” tegasnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-450 akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba, pentas seni budaya, hingga aksi sosial. Pemkot mengajak seluruh warga untuk ambil bagian dan menjadikan ulang tahun ini sebagai momen mempersembahkan yang terbaik bagi kota tercinta.
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk nyata dari cinta dan kerja bersama untuk Ambon. Mari kita jadikan ulang tahun ini sebagai hadiah istimewa untuk kota yang kita banggakan,” pungkas Wali Kota. (IM-VLL)







