Pemprov Maluku Terus Memantapkan Pengembang Komunitas

- Publisher

Wednesday, 18 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon.-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, terus memantapkan pengembangan komuditas Jagung dan Kedelai dengan Kementerian Pertanian. Kali ini Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Dr Ilham Tauda bersama Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Hadi Basalamah, kembali menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Sekjen Kementan) Dr Ir. Kasdi Subagiono, M.Sc.

Pertemuan dilakukan di ruang utama Sekjen Kantor Kementerian Pertanian RI, Pertemuan itu juga didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Provinsi Maluku dan Sub Bagian Perencanaan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, terkait pengembangan komoditi kedelai dan jagung Provinsi Maluku.

Sebelumnya Kadis Pertanian Provinsi Maluku dan Ketua TGPP bertemu Menteri Pertanian, Syarul Yasin Limpo untuk memantapkan pengembangan komuditas Jagung dan Kedelai atas perintah Gubernur Maluku, Murad Ismail. Gubernur juga telah ditemui Menteri Pertanian di Kota Makasar, beberapa waktu lalu untuk membahas lebih lanjut pengembangan dua komuditas pertanian itu.

Tauda mengatakan, dalam pertemuan itu, Sekjen Kementan telah memberikan respon positif dan meminta untuk segera menindaklanjutinya dengan pembentukan desk percepatan implementasi pembangunan Jagung dan kedelai di Provinsi Maluku.

“Usulan dari Bapak Gubernur melalui Dinas Pertanian Provinsi Maluku adalah pengembangan kedelai seluas 5.000 Hektar dan Jagung 11.500 Hektar dengan konsep Integrated Farming,”Ujar Tauda, Ketika dihubungi Kemarin.

Dalam pertemuan itu, Sekjen Kementan menyampaikan agar pemetaan lokasi dilakukan dalam bentuk kawasan di Kabupaten/Kota.

“Proses pengembangan jagung dan kedelai harus memberikan dampak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat petani yang pada gilirannya berorientasi pada penurunan angka kemiskinan di Provinsi Maluku. Oleh karena itu, harus diikuti dengan kepastian pasar sehingga dapat memberikan jaminan harga,”Lanjutnya

Dalam pengembangan Kedelai dan Jagung, Sekjen Kementan berharap agar menerapkan sistem Integrated Farming dengan komoditas pertanian lainnya seperti peternakan, hortikultura, dan perkebunan melalui Koorporasi Petani dalam rangka meningkatkan pendapatan petani sehingga berdampak pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang saat ini telah mencapai 106.

“Sektor pertanian memberikan peran penting dan strategis dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Maluku yang pada tahun 2021 telah mencapai 5,3 persen kondisi ini menunjukan sektor pertanian sebagai lokomotif penggerak utama ekonomi di Maluku dan penurunan angka kemiskinan. Sehingga besar harapan bapak Menteri dan Sekjen untuk fokus dalam pengembangannya.”Lanjut Sekjen Kementan

 Memformalkan upaya pengembangan Jagung dan Kedelai serta memberikan jaminan pasar maka perlu dibuat perjanjian Kerjasama dengan para integrator baik dari BUMN maupun Swasta (Japfa, Pokphan, dll).

“Khusus berkaitan dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Maluku diminta untuk dimaksimalkan penyerapannya, sehingga dapat bermanfaat bagi penguatan modal usaha petani dengan membentuk KUR klaster pertanian melalui kerjasama dengan pihak perbankan,”Lanjut Sekjen Kementan

“Menteri Pertanian RI juga telah memberikan arahan terkait pengembangan Jagung dan Kedelai  agar segera diimplementasikan sebagaimana hasil pertemuan sebelumnya dengan Gubernur bersama Ketua TGPP dan Kepala Dinas  Pertanian  Provinsi Maluku.”Tutupnya(IM03)

Berita Terkait

KUNJUNGI DIT SAMAPTA, KAPOLDA MALUKU TEKANKAN PROFESIONALISME, PENDEKATAN HUMANIS, DAN SOLIDITAS PERSONEL
MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual
Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 16:38 WIT

KUNJUNGI DIT SAMAPTA, KAPOLDA MALUKU TEKANKAN PROFESIONALISME, PENDEKATAN HUMANIS, DAN SOLIDITAS PERSONEL

Tuesday, 20 October 2026 - 06:40 WIT

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Berita Terbaru