88Infomalukunews.com, Ambon,- Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dengan membuka akses kerja seluas-luasnya bagi putra-putri daerah. Bersinergi dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Lurah dan Kepala Desa se-Kota Ambon, Pemkot Ambon menjalin kerja sama strategis dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) untuk penyerapan tenaga kerja asal Ambon.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan peluang kerja yang layak sekaligus memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam sambutannya di Balai Kota Ambon, Jumat (27/02/2026), Deputi Branch Manager Alfamart Bali, Erwin Novianto (Ervin Novian Angawida), menyampaikan bahwa perusahaan melihat potensi besar tenaga kerja dari kawasan Timur Indonesia, termasuk Ambon.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman perusahaan yang memiliki jaringan luas di berbagai wilayah Indonesia, daya tahan dan etos kerja menjadi faktor kunci dalam industri ritel. “Kami melihat SDM Ambon memiliki ketahanan dan semangat kerja yang luar biasa. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan Kota Ambon sebagai salah satu sumber utama penyedia tenaga kerja untuk cabang-cabang kami di Bali,” ujarnya.
Proses seleksi yang dilaksanakan pada 10 Februari 2026 di Balai Pendidikan dan Pelatihan (BPP) Ambon diikuti oleh 164 peserta dari berbagai wilayah di Kota Ambon (jumlah ini telah diklarifikasi dari informasi sebelumnya).
Dari total peserta, sebanyak 88 orang dinyatakan lulus, terdiri dari:
80 orang ditempatkan sebagai kru toko (cruiser)
8 orang sebagai helper
Pada acara pelepasan peserta, sebanyak 64 orang hadir dan siap diberangkatkan ke Bali untuk mengikuti tahapan berikutnya.
Para peserta akan menjalani pelatihan teknis pada 2–6 Maret 2026 di gerai Alfamidi, yang masih satu grup usaha dengan Alfamart, sehingga standar pelatihan dan sistem kerja tetap terintegrasi.
Setelah pelatihan, peserta akan ditempatkan di berbagai cabang Alfamart di Bali. Transportasi keberangkatan dari Ambon menuju Bali difasilitasi sepenuhnya oleh perusahaan menggunakan moda laut yang telah disiapkan secara khusus demi menjamin keamanan dan kenyamanan.
Untuk menunjang kesejahteraan karyawan asal Ambon, perusahaan menyediakan:
Biaya transportasi pulang-pergi Ambon–Bali ditanggung penuh.
60 unit mess karyawan di Bali (sedang diperluas hingga kapasitas 1.000 orang, ditargetkan selesai 29 Mei 2026).
Bantuan uang kos Rp450.000 per bulan selama satu tahun bagi karyawan yang memilih tinggal mandiri (sesuai syarat perusahaan).
Selain itu, terbuka peluang pengembangan karier yang jelas. Dalam waktu satu tahun kerja yang konsisten dan berprestasi, karyawan berkesempatan naik jabatan menjadi staf atau leader toko. Hal ini menjadi peluang besar khususnya bagi lulusan SMA dan SMK.
Perusahaan juga menargetkan rekrutmen lanjutan sebanyak 200 tenaga kerja asal Ambon setelah Hari Raya Idul Fitri.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terbukanya kesempatan kerja ini di tengah tantangan peningkatan jumlah pencari kerja di Kota Ambon.
“Di tengah keterbatasan pemerintah dalam membuka lapangan kerja secara langsung, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kunci utama. Kesempatan ini adalah berkat kerja sama dan komitmen bersama,” ujarnya.
Walikota menjelaskan bahwa Kota Ambon memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga tidak memungkinkan pembangunan industri besar berskala nasional. Oleh sebab itu, strategi pembangunan ekonomi difokuskan pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata, sembari terus menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ia juga menegaskan pentingnya para pelaku usaha di Ambon untuk memprioritaskan tenaga kerja ber-KTP Kota Ambon sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Selain kerja sama dengan Alfamart, Pemerintah Kota Ambon juga tengah membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Jepang, untuk membuka akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi generasi muda Ambon di luar negeri.
Upaya ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkot Ambon bersama Wakil Walikota dalam menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM daerah.
Menutup sambutannya, Walikota berpesan kepada seluruh peserta yang akan berangkat ke Bali agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik Kota Ambon.
“Kesuksesan tidak ditentukan oleh jenis pekerjaan, tetapi oleh kesungguhan dan ketulusan dalam menjalankan setiap tanggung jawab. Bawalah nama baik Ambon di mana pun kalian berada,” pungkasnya.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon dan Alfamart ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan swasta mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, sekaligus membuka harapan baru bagi masa depan generasi muda Ambon.(IM-VLL)







