INFOMALUKUNESW.COM,– Maluku Utara,– Dalam Rangka meriahkan Hari Ulang tahun Kota Halmahera Utara ( Halut) Provinsi Maluku Utara yang Ke 21 Tahun Yang jatuh Pada Tanggal 31 Mei 2024 di sambut dengan aksi penolakan Mongol, Artis Stan UP Komedi Nasional dan Demonstrasi Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang bujung dengan aksi kejar – kejaran Bupati Jalmahera Utara Frans Manery dengan Mahasiswa Menggunakan Parang ( Golok ) Panjang.(01/06/2024).
Aksi Mahasiswa ini menolak kehadiran Mongol, Artis Stan Up Komedi yang sangat populer dengan bahasa dan gaya kocaknya yang selalu mengundang tawa di setiab momen kehadirannya sebagai undangan dalam setiap momen kegiatan.
Kehadiran Mongol dan teman – temanya ini di tolak mentah – mentah bahkan di demo oleh Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi GMKI, dengan alasan pemborosan keuangan daerah.
Aksi demonstrasi penolakan ini selain di lakukan di Kantor DPRD Halteng Demonstrasi juga di lakukan di beberapa titik termasuk di Kediaman Bupati Halteng Frans Manery.
Setelah mendapat informasi dari salah satu anak Bupati kalau masa sudah menuju ke kediamannya, Frans Manery langsung menuju ke kediamannya dan ternyata benar, massa aksi sudah berkumpul di sekitar kediamannya.
Akibat gagalnya mediasi dengan Para peserta aksi akhinya membuat Frans Manery naik Pitam dan Spontan Mengambil sebilah parang yang tersedia di dalam mobilnya dan mengejar Mahasiswa sampai lari berhamburan.
Menurut Frans, aksi spontannya ini adalah buntut dari aksi Mahasiswa yang melakukan aksi dan pengrusakan di Kantor Dinas Keuangan.
“Mereka melakukan aksi dan sudah di DPRD Halteng dan sudah diterima, mereka juga melakukan aksi di Kantor keuangan dan merusak fadilitas kantor, tidak sampai di situ mereka juga mendatangi kediaman saya, saya mengambil langkah spontan ini bukan sebagai Bupati tetapi atas nama Pribadi saya, dan hal ini semata – mata untuk melindungi Undangan yang sedang di jamu oleh istri saya di kediaman saya”. Ujar Frans.
Aksi nekat ala preman kampung tersebut akhirnya viral di media sosial dan menjadi konsumsi publik Maluku Utara dan Netizen di Grub WhatsApp, Facebook, TikTok, dan medsos lainnya.(IM.KR).







