Luncurkan Buku Program FMSRB ;Restuardy Daud Upaya Mitigasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Siaga Bencana

- Publisher

Wednesday, 7 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM- Serang;— Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, menandatangani buku dan jurnal Internasional tentang program Flood Management in Selected River Basins (FMSRB) yang diluncurkan pada acara Rapat Koordinasi Pengelolaan Risiko Banjir Daerah, di Hotel Horison Ultima, Serang, Banten, pada Senin, (5/06/2023).

Buku yang baru saja diluncurkan tersebut disusun oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah dalam hal ini Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I bersama Tenaga Ahli FMSRB.

“Saya berharap apa yang sudah ditulis dan seluruh pembelajaran baik dari program FMSRB yang dituangkan dalam buku ini bisa bermanfaat bagi banyak orang, utamanya dalam upaya mitigasi bencana,” kata Restuardy Daud di sela-sela pembukaan Rapat Koordinasi Program FMSRB.

Ada 4 buku yaitu, “Profil Desa Kelurahan FMSRB, Profil Kelompok Masyarakat Siaga Bencana (KMSB), Profil Infrastruktur FMSRB, dan Kumpulan Pembelajaran dari Program FMSRB”, dan 1 Jurnal Internasional berjudul “Analisis Dampak Program Struktural, Non-Struktural dan Kolaborasi Stakeholders Terhadap Produktivitas Pengelolaan Mitigasi Banjir Berkelanjutan” yang diluncurkan.

Buku dan jurnal ini dapat menjadi bahan data dan informasi sebagai acuan perencanaan bagi penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut Dirjen Bina Bangda memberikan Tanda Tangan pada Buku dimaksud dan menyerahkannya secara simbolis kepada perwakilan daerah peserta Rakor.

Sebagai informasi tambahan, FMSRB adalah sebuah program yang dilakukan dalam rangka mengelola risiko banjir di beberapa daerah yang dianggap rentan dan butuh intervensi pengelolaan secara terpadu, diantaranya yaitu; Provinsi Maluku, Kota Ambon, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang di Banten.

Penanganan pengelolaan risiko banjir melalui Program FMSRB telah dilaksanakan selama 5 tahun dan saat ini memasuki tahap akhir.(IM.KR)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru