Konflik Agraria Terus Memanas ; Pemerintah Negeri Eti Diminta Tegas.

- Publisher

Wednesday, 9 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com,piru,– Sudah hampir 6 tahun PT. Space Island Maluku (PT. Sim) berinvestasi di Desa Kawa Kec. Seram barat, Kab. Seram Bagian Barat. Namun investasi dibidang perkebunan pisang dolar (habaka) terbut tidak berkalan dengan mulus. (08/07/2025).

Pasalnya halangan tersebut datangnya dari masyarakat Dusun Pelita Jaya, Dusun Resetlemen, dan Dusun Pulau Osi Desa Eti Kec.Seram Barat Kab.Seram Bagian Barat.

Masyarakat ke-tiga Dusun tersebut mengklaim kalau lahan yang dijadikan lokasi perkebunan pisang habaka adalah milik Masyarakat ke-tiga dusun tersebut.

Puncaknya masyarakat yang dipimpin oleh Toufik Latukau, Salah satu Warga pendatang di Dusun Pelita Jaya Menghadang, mencegat serta mengusir aparat keamanan dan Pihak PT. SIM dari lokasi pembongkaran lahan untuk dijadikan sebagai lahan perkebunan pisang habaka.

Terpantau saat di TKP, Latukau dkk berusaha mengusir aparat keamanan yang sedang mengawal dan menjaga Kamtibmas dilokasi tersebut, dirinya meminta kepada pihak keamanan untuk memenuhi 4 poin perjanjian bersama terkait penyelesaian konflik agraria.

Menurut Latukau, masalah ini sudah terjadi sejak 5 Tahun Lalu sampai saat ini, bahkan masalah ini sudah dibawa dan ditangani untuk dimediasi oleh Pemda, DPRD maupun pihak kepolisian namun tidak kunjung selesai.

Disisi lain pemerintah Desa Eti sebagai Desa induk serta pemilik petuanan atas ketiga dusun tersebut terkesan tidak ada langkah atau tindakan tegas baik atas PT. SIM maupun Dusun -Dusun Petuanannya.

Harus ada ketegasan kalau benar itu lahan petuanan Desa Eti yang menjadi lahan perkebunan masyarakat maka Desa Eti harus tegas kepada PT.SIM, Begitu pula sebaliknya, jangan biarkan masalah ini berlarut-larut sehingga dapat merugikan baik itu masyarakat maupun Perusahan yang berinvestasi”. Ujar salah satu masyarakat yang enggan namanya di publikasikan. (Red).

Berita Terkait

Bang Dino Banta Isu Liar Yang menyebut Namanya Terkait Aktivitas Tambang ilegal Menggunakan Alat Berat
Panglima Koarmada RI Sambangi Tual, Ketua DPRD: Ini Kunci Jaga Kedaulatan di Timur NKRI
Jelang HUT Ke-451, Pemkot Ambon Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kapaha
Gubernur Lewerissa Dorong Generasi Muda Maluku Budayakan Menabung dan Bijak Kelola Keuangan
Kadis Dikbud Aru Serahkan Data 540 Bangunan Pendidikan Rusak kepada Dirjen, Dorong Percepatan Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah
Blok Masela dan Masa Depan Ekonomi Maluku, Tuhepaly Dorong Pengelolaan PT Maluku Energi Abadi Profesional
Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini
Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 22:13 WIT

Bang Dino Banta Isu Liar Yang menyebut Namanya Terkait Aktivitas Tambang ilegal Menggunakan Alat Berat

Friday, 4 September 2026 - 22:11 WIT

Panglima Koarmada RI Sambangi Tual, Ketua DPRD: Ini Kunci Jaga Kedaulatan di Timur NKRI

Friday, 4 September 2026 - 22:07 WIT

Jelang HUT Ke-451, Pemkot Ambon Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kapaha

Friday, 4 September 2026 - 22:05 WIT

Gubernur Lewerissa Dorong Generasi Muda Maluku Budayakan Menabung dan Bijak Kelola Keuangan

Friday, 4 September 2026 - 21:50 WIT

Kadis Dikbud Aru Serahkan Data 540 Bangunan Pendidikan Rusak kepada Dirjen, Dorong Percepatan Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah

Berita Terbaru