Kadinkes Benar, Polisi Diminta Tangkap Dan Penjarakan Bendahara Dinkes Buru Selatan di Kasus Dana KB Rp1,99 Miliar  

- Publisher

Wednesday, 11 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon, Aparat kepolisian Polres Buru Selatan, Maluku didesak segera menangkap bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan, Ongen Tomnusa terkait kasus dugaan korupsi dana Keluarga Berencana (KB) senilai Rp1,99 miliar.

Dana KB itu bersumber dari APBN dan diperuntukan untuk menunjang pelayanan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana di enam kecamatan di Buru Selatan.

Sayangnya, dana tersebut salah penggunaan dan berpotensi korupsi. Untuk, publik mendesak aparat penegakan hukum baik aparat kepolisian maupun kejaksaan segera melakukan pemeriksaan terhadap bendahara Ali Tomnusa. Ali  dinilai sebagai otak yang bertanggungjawab atas pendanaan yang belum dirasakan langsung oleh masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DKPPKB), Yurdin Halibi mengatakan anggaran yang ditandatangani senilai Rp1,99 miliar.

“Pak anggaran yang saya beta TTD senilai Rp1.99800 rupiah,”ujarnya saat dihubungi, Rabu (11/2).

Ia bilang sejak Buru Selatan resmi menjadi kabupaten sendiri terpisah dari Kabupaten Buru hingga saat ini, belum ada Laboratorium Kesehatan. Untuk itu dibawah kepemimpinan Bupati, La Hamidi dan Wakil Bupati, Gerson Elieser Selsily sesuai dengan visi-misi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, salah satunya akan membangun Labkes.

“Karena di Bursel belum memiliki Labkes maka dalam waktu dekat akan dibangun Labkes,” terangnya.

Menurutnya, untuk mendukung operasional dari Labkes tersebut, DKPPKB Bursel membutuhkan sebanyak 40 tenaga lulusan analisis kesehatan. ” LKita butuh kurang lebih 40 orang untuk nantinya di tempat di Labkes tersebut,” ungkapnya.

Labkes ini lanjutnya, akan beroperasi paling lambat 2027 mendatang. Olehnya itu masyarakat Buru Selatan yang selama ini memeriksa berbagai sampel kesehatan di Laboratorium yang ada di Ambon bisa langsung memeriksa berbagai sampel kesehatan di Labkes, jika selesai di bangun dan difungsikan.

“Kalau Labkesnya sudah ada, pasti masyarakat tidak akan ke Ambon lagi, tetapi sudah bisa menggunakan Labkes di Buru Selatan,”jelasnya (IM-03)

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Berita Terbaru