IM-Ambon-Diguyur hujan deras selama sehari hingga mengakibatkan jembatan Kawa Nua, Negeri Saunulu Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah (Malteng), ambruk dihantam banjir.
Pasalnya, jembatan kawa nua merupakan satu-satunya jembatan yang terpanjang di pulau seram itu menggalami nasip naas akibat dari derasnya hujan beberapa hari yang menggakibatkan banjir yang sangat kencang hingga menghantam jembatan tersebut roboh.
Akibat dari robohnya jembatan penghubung antara Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten SBT itu, mengakibatkan transportasi jalur darat untuk sebentara mandek.
Saat dikonfirmasi Ketua LSM Pemerhati Lingkungan Tanah Air Maluku, Said Lesnussa, mendesak Kepala Balai Jalan Dan Jembatan Provinsi Maluku agar segera mengambil langka imergensi.
“Efek dari hujan dan banjir yang deras hingga jembatan Kawa Nua roboh, makanya saya mendesak agar Kepala Balai Jalan dan Jembatan Nasional, Provinsi Maluku agar secepatnya mengambil langka Imergensi bagaimana penanganan jembatan Darurat.” cetusnya.
Dikatakan, segera melakukan jembatan darurat agar transportasi ke beberapa kecamatan bisa lancar.
“Karena ini dapat mengganggu transportasi jalur Kecamatan Tehoru ke Kecamatan Werinama, lebih umum penghubung ke Kabupaten SBT.” ucap Lesnussa.
Lebih intinya, kata dia, Kepada Kepala Balai Jalan Dan Jembatan Nasional Provinsi Maluku agar melakukan jembatan Darurat untuk sebentara.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Jalan Dan Jembatan, Provinsi Maluku, Ir. S. Bambang Widyarta MT. Saat di konfirmasi Media Infomalukunews.com. dilokasi, Senin 10/07/23, menyatakan.
“Masalah Jembatan Kawa Nua yang saat ini di terjang banjir, untuk sebentara pasti kami akan buat jembatan Penghubung sebentara agar masyarakat yang mau ke Kecamatan Telutih, Siwalalat, Werinama Kab SBT bisa lewat.” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata Kepala Balai, untuk jembatan Jalur Kairatu, yang juga putus karena bajir itu sudah di atasi darurat agar masyarakat yang berkendaran bisa melewatinya.
Jembatan wai tone di Kecamatan TNS, Desa Waru yang juga putus itu sudah di atasi darurat oleh pihak Balai jalan dan jembatan agar masyarakat bisa lewat, karena itu juga jembatan yang merupakan jalur ke Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).” pungkasnya. (IM-03).







