IM — Ambon.’ –Mencermati meningkatnya Arus mudik menjelang Idul Fitri 1443 Hijria dengan pertimbangkan cuaca dan keselamatan masyarakat kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.
Maka di pandang perlu untuk melakukan kerja sama yg baik dengan pemerintah provinsi maluku dalam hal ini Dinas Perhubngan Provinsi untuk bisa membantu menyediakan jasa transportasi gratis bagi masyarakat dan mahasiswa untuk mudik lebaran di kampung halaman mereka, ucap Tokoh Masyarakat SBB, Is Bugis, kepada media ini, Senin(25/4).
demi keselamatan bersama, mengingat harga transportasi naik di antaranya jalur pelabuhan Tohuku ke pelabuhan Manipa yang awalnya Rp 100 ribu mengalami loncatan menjadi Rp 120 ribu sampai 150 ribu
Oleh karena itu, pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Dinas Perhubungan Maluku untuk menyakapi persoalan ini, dan menyiapkan transportasi atau mudik gratis bagi masyarakat Seram Bagian Barat lebih khususnya masyarakat di Manipa.
Sementara kadis perhubungan ketika di konfirmasi soal hal ini jawabannya dinas perhubungan tidak punya anggaran untuk mudik gratis.
Kata Bugis kami masyarakat manipa sangat kecewa dengan jawaban kadis perhubungan ini, karna tidak sesuai dengan Fakta yang terjadi sekarang di lapangan.
Kita lihat pemerintah provinsi maluku hanya memperhatikan daerah – daerah lain dengan menyediakan mudik gratis, seperti, tujuan Banda Tual, Hunimua Waipirit dan lainya,sementara kita masyarakat manipa setiap lebaran tidak perna diperhatikan oleh pemerintah untuk menyediakan trnsportasi gratis untuk mudik lebaran.
Seharusnya semua daerah di Maluku ini harus semua pemerintah Provinsi Maluku sediakan tranportasi gratis untuk masyarakat mudik gratis jangan cuma hanya beberap daerah saja yang pemerintah perhatikan. Kalau hanya beberap daerah saja yang pemerintah prioritaskan lebih baik tidak usah ada mudik gratis, kesalnya Bugis.
“Kita juga sebagai masyarakat Maluku semua punya hak yang sama dalam mendapat pelayanan transportasi mudik gratis di hari idul fitri ini”.
“Olehnya itu, ia meminta kepada Dinas Perhubungan Provinsi Maluku agar mendengar keluhan masyarakat Manipa. Kalau tidak bisa menyediakan mudik gratis, atau setidaknya Dinas Perhubungan bisa menegur spit – spit yang beroperasi di pelabuhan Hitu dan Tohuku”. Sehingga para pemilik spit tidak menaikan trasportasi dengan sesuka maunya, tutupnya Bugis.( IM03)







