Infomalukunews.com,Ambon– Hak-hak finansial guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Ambon, seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG), gaji ke-13, dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2024, hingga kini belum direalisasikan oleh dinas pendidikan Kota Ambon.
Hal ini memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik yang merasa hak mereka diabaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Ambon.
Sumber mengungkapkan, keterlambatan pembayaran tersebut telah berdampak serius pada kesejahteraan mereka. Banyak di antara mereka yang menggantungkan kebutuhan hidup pada hak-hak ini, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup.
“TPG adalah hak kami sebagai pengajar yang telah bersertifikasi. Keterlambatan ini benar-benar mengganggu kehidupan kami. Apalagi TPG, gaji ke-13 dan THR yang sangat dinanti untuk kebutuhan keluarga juga belum dicairkan pada tahun 2024 lalu” ungkap sumber, pada media ini di Ambon.
Lanjut sumber, TPG, Gaji ke-13 dan THR pada tahun 2024 belum diberikan oleh kami sebagai tenaga pendidik yang masuk kategori guru yang bersertifikasi, hingga masuk tahun 2025 ini tapi belum juga diberikan kepada kami, para guru SD se-kota Ambon.
“Guru yang tersertifikasi berhak menerimanya, karena itu adalah hak-hak kami. TPG, Gaji ke-13 dan THR pada tahun 2024 kami para guru SD se-kota Ambon belum menerimanya,” Ujar sumber. Minggu, (16/3/25)
Selain itu, sumber itu mengatakan sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2024, tentang Tunjangan Hari Raya dan Gaji 13, diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan anggaran TPG, Gaji 13, dan THR, bersumber dari APBN. “Ucap sumber.
Sementara itu, Fredy Tasso, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon dihubungi oleh wartawan media ini menyatakan bahwa hak-hak para guru SD se-kota Ambon sudah dicairkan.
“Untuk TPG sudah ditransfer ke rekening bank masing-masing guru, selain itu Gaji ke-13 dan THR tahun 2024 juga sudah dibayar,” Ujar Tasso, pada wartawan, Kamis, (6/3/25)
Selain itu, sumber guru itu berharap kepada pak Bodewin Wattimena – Ibu Ely Toisuta, Walikota dan Wakil Walikota Ambon, untuk menegur secara langsung Kadis Pendidikan Kota Ambon. “Harap sumber. (IM-GB)







