Infomalukunews.com, Ambon,- Kerap terjadi penyalahgunaan korupsi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) seperti yang terjadi di Puskesmas Saparua, membuat masyarakat yang peduli kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) meminta agar Polres SBB melakukan penyelidikan di semua kantor Puskesmas di SBB.
“Upaya penyelidikan itu perlu agar bisa mencegah terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti terjadi perbuatan melawan hukum dan memperkaya diri sendiri dan kelompok dalam pengelolaan anggaran ini, karena itu polres SBB harus turun melakukan penyelidikan di puskesmas-puskesmas di SBB,” ungkap Koordinator Forum Peduli Kesehatan Masyarakat (FPKM), Sahrul Ahmad SH, kepada wartawan di Ambon, Senin, (18/8/2025).
Menurut Sahrul, anggaran BOK diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan ke daerah-daerah untuk mendanai kegiatan di fasilitas kesehatan terutamadi Puskesmas guna meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, serta mendukung upaya promotif dan preventif seperti kesehatan Ibu dan Anak, Gizi dan Imunisasi, membagi operational turun ke lapangan serta memberikan insenti bagi tenaga kesehatan. Tak hanya itu, Dana Ini juga mencakup biaya akreditasi, Jamin Persalinan (Jampersal) dan kegiatan di sidang kesehatan lainnya sesuai dengan petunjuk dari Kementrian Kesehatan.
“Kami berharap Kapolres SBB melalui bagian Reskrim agar berperan aktif dalam melakukan pemantauan pengumpulan Data-Data Puskesmas di Kabupaten Seram Bagian Barat Serta melakukan langkah-langkah pencegahan lain agar tidak terjadi korupsi dalam pengelolaan anggaran tersebut,” pungkasnya.(reed)







