FKPT Maluku Beri Penguatan Kapasistas Da’i Pembangunan

- Publisher

Friday, 21 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-NAMLEA, CakraNEWS.ID — Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Maluku Dr. Abdul Rauf  memberikan penguatan kapasitas dan kompetensi para Da’i di Provinsi Maluku, yang diprogramkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Jum’at (21/01).

Ketua FKPT Provinsi Maluku dalam paparannya menegaskan, terorisme di Indonesia telah menjadi perhatian serius pemeritah pusat. Keseriusan Pemerintah itu, dipertajam dengan Perpres No. 7 Tahun 2021 yang resmi diteken Presiden Joko Widodo. “Perpres tersebut, mengatur sejumlah program pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE),” ujar Abdul Rauf yang juga salah satu dosen pada Fakutas Syariah dan Ilmu Ekonomi.

Selain menggandeng kampus/akademisi, masyarakat hingga influencer. Upaya pencegahan, juga melibatkan para penceramah atau para da’i dalam mencegah ekstremisme.

Menurut Ketua FKPT Maluku, sejumlah langkah taktis pencegahan bibit-bibit terorisme di lingkungan sekitar. Tanpa disadari, kemungkinan ada oknum masyarakat yang terlihat baik dari  sosial kemasyarakatannya, tapi melekat benih-benih ekstrimis. “Untuk itu, kita perlu meningkatkan kepekaan sosial dalam menjalankan rutinitas, agar semua yang ada di sekeliling bisa diketahui psikologis dan latar belakangnya,” kata Abdul Rauf.

Rauf mengajak para Da’i untuk terus tabayyun dalam menyikapi persoalan. Baik persoalan yang bersifat lokal, nasional maupun global. Muatan-mutan dakwah ke depannya, lebih mempertegas bahwa Islam adalah agama damai dan sosialis.

Dia mengakui, sejauh ini di Indonesia, banyak teroris mengklaim Islam sebagai milik mereka. Klaim seperti itu disesalkan Abdul Rauf karena tidak berdasar.

Berdasar pengalaman dan analisanya selama berkutat di FKPT, Ia melihat ekstrimis cenderusng sedang mengaktifkan korpus kekerasan tradisional yang mungkin berlaku pada suatu waktu dalam sejarah, tetapi tidak lagi mendapat tempat saat ini di dunia modern. “Kita pasti bisa menjadikan Islam sebagai agama damai, dengan menonjolkan dimensi humanistiknya, sejarah toleransi dan hidup berdampingannya, pencerahannya, keterbukaannya, dan etikanya,” tutur Ketua FKPT Maluku.

Damai dalam Islam adalah aturan penting. Perang adalah pengecualian yang ditentukan kebutuhan. Fakta sepele, tapi sangat simbolis: kata damai dalam budaya Muslim adalah salah satu asma Allah SWT bernama As-Salam. 

“Oleh karena itu nafas yang sakral, yang ilahi yang menyertai istilah ini ketika diucapkan, dinyanyikan, atau disampaikan. Tetap menjadi pendakwah yang mengkristalkan unat ditengah lajunya perkembangan dunia,” pungkasnya.

Kegiatan Pelatihan Da’i  Pembagunan oleh Kementerian Agama wilayah Maluku berlangsung selama dua hari. Pembukaan secara langsung oleh Gubernur Maluku di Asrama Haji Waiheru.

Pembukaan Pelatihan Da’i Pembangunan menjadi bagian dari  kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ismail Murad Asrama Haji Waiheru, Ambon.

Pelatihan itu bertujuan mengoptimalisasikan fungsi dan peran da’i sebagai corong atau beranda pemerintah dalam menyampaikan pesan pembangunan di Maluku.

Rauf mengharapkan kepada peserta pelatihan agar dapat menjadi Da’i dan Da’iah yang handal, profesional, cerdas dan memiliki Akhlakul Qarimah, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi modern, sehingga membantu umat semakin baik, toleran serta moderat, umat semakin tercerah serta jauh dari nilai-nilai intoleran, radikalisme dan lain-lain,” harap Gubernur saat membuka acara lalu.(AK)

Berita Terkait

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Berita Terbaru

Daerah

7 Jema’ah haji Asal Aru Dilepas Wakil Bupati Djumpa 

Monday, 11 May 2026 - 14:23 WIT