InfomalukuNews.com, Ambon–Direktur Lembagan Kajian Independen Maluku (LKIM) Usman Warang, mengapresiasi 100 hari kinerja pemerintahan Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath. Selasa (03/06/2025).
Pasalnya, banyak pihak yang menilai bahwa pemerintahan Hendrik-Vanath dalam 100 hari kerja sangat gagal total. Namun, Dirut LKIM membantah hal tersebut.
Menurutnya, 100 hari kerja itu, tidak bisa dipakai sebagai parameter untuk mengukur kinerja pemerintahan baik Bupati, Walikota, Gubernur bahkan Presiden.
“Yang harus dinilai adalah 5 tahun kinerja mereka nantinya, tetapi yang perlu saya disampaikan dan perlu diketahui publik, bahwa dalam 100 hari kerja Hendrik-Vanath ternyata ada beberapa hal yang menjadi angin segar buat masyarakat,” katanya.
Selama 100 hari kerja lanjutnya, yang dilakukan oleh Gubernur Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath adalah melakukan pendekatan secara humanis terhadap beberapa daerah yang konflik di maluku, misalnya konflik di Seram Utara, Tial dan Tulehu serta beberapa Desa lainnya di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
“Gubernur telah melakukan pendekatan secara humanis dan secara masif, pada dearah-daerah konflik itu dengan sangat baik,” jelasnya.
Selain itu kata dia, dalam 100 hari kerja Gubernur dan wakil Gubernur telah melakukan salah satu yang paling segnifikan adalah pemulihan Bank Maluku
“Dimana Bank Maluku, 5 tahun belakangan hampir saja menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Namun, langkat cepat dan tegas Hendrik-Vanath sehingga dapat melakukan kerjasama KUB dengan Bank DKI, itu menunjukkan progres nilai dari saham yang saat ini dimiliki oleh Bank Maluku,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ada pun beberapa proyek Nasional yang ada di Maluku, menurutnya, Hendrik-Vanath juga telah melakukan lobby-lobby politik dengan beberapa Kementerian, baik itu Kementerian PUPR RI dan Kementrian Perhubungan.
“Kementrian PUPR itu menyangkut dengan infrastruktur, Kementerian Perhubungan menyangkut dengan transportasi laut, nah tinggal kita menunggu realisasi dari pemerintah pusat,” papar Dirut LKIM itu.
Selain itu, terkait dengan persoalan Blok Masela, dimana juga telah dilakukan komunikasi dengan baik oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bendungan Way Apo dan Lumbung Ikan Nasional.
“Nah olehnya itu saya sampaikan bahwa selama 100 kerja, Hendrik Lewerissa dan Abdulah Vanath telah menunjukkan langkah-langkah yang sangat positif, yang konkret, sehingga Maluku sedikit demi sedikit akan keluar dari zona kemiskinan,” pungkasnya.(IM-03)







